Beranda Pemerintahan PPKM Level 3 di Kota Tangerang, Mall Boleh Buka, Taman Masih Ditutup

PPKM Level 3 di Kota Tangerang, Mall Boleh Buka, Taman Masih Ditutup

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah - foto istimewa

TANGERANG – Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengungkapkan terkait kelonggaran – kelonggaran aktivitas masyarakat dalam masa pandemi sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Arief menerangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tetap melaksanakan Intruksi Mendagri terkait PPKM Level 4, 3, 2 dan Level 1 dalam tatanan implementasinya.

“Untuk Aglomerasi Jabodetabek khususnya Kota Tangerang masih berada di Level 3, kelonggarannya antara lain tempat olahraga sudah diizinkan maksimal 50% dari kapasitas, mall juga usia dibawah 12 tahun sudah boleh diperkenankan dengan pengawasan orang tua,” terang Arief melalui keterangannya, Kamis (7/10/2021).

“Walau sudah ada kelonggaran kita harus tetap waspada dan hati – hati sehingga kasus Covid-19 di Kota Tangerang terus kita kendalikan bersama masyarakat,” lanjutnya.

Terkait fasilitas publik, Arief menuturkan bahwa taman – taman belum diperbolehkan dibuka untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 di Kota Tangerang.

“Untuk fasilitas publik belum kami buka, kami masih waspada terhadap kerumunan di taman – taman, kami sedang persiapkan aplikasi Peduli Lindungi kalau misalnya sudah kita buka,” ungkap Arief.

Selain itu, Arief juga menjelaskan terkait Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Tangerang masih melaksanakan PTM bagi Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Kami masih menyelesaikan evaluasi bagi SMP, kami matangkan dulu, kita masih mendorong pelaksanaan belajar mengajar untuk SD melalui virtual, sambil kita evaluasi secara epidemologi masalah PTM untuk SMP,” jelas Arief

Lebih lanjut, Arief menuturkan capaian vaksinasi untuk siswa atau remaja di Kota Tangerang sudah mencapai 50,01% dari total 178 ribu jiwa sudah 90 ribu jiwa yang sudah divaksin.

“Kami terus melakukan swiping vaksinasi untuk siswa karena mereka juga ada yang masuk ke dalam data Pcare kota lain,” kata Arief.

(Man/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News

Dukung BantenNews.co.id untuk terus menyajikan jurnalistik yang independen. Klik disini