Beranda Sosial dan Budaya POSCO Bangun dan Renovasi Ratusan Rumah Warga di Ciwandan

POSCO Bangun dan Renovasi Ratusan Rumah Warga di Ciwandan

124
0
Konferensi pers oleh Habitat for Humanity dan POSCO. (Foto : Gilang)

CILEGON – Pohang Iron and Steel Company (POSCO) bersama Habitat for Humanity secara seremonial melaksanakan serah terima rumah layak huni hasil pembangunan yang melibatkan 90 relawan global village dari Korea dan Indonesia, Kamis (30/8/2018).

Tersebar di empat Kelurahan di Kecamatan Ciwandan yakni Banjarnegara, Kubangsari, Samangraya dan Tegal Ratu bantuan sebanyak 100 rumah warga yang direnovasi dan 25 rumah lainnya dibangun dari awal diperoleh warga lewat anggaran yang berasal dari 1% Fondation POSCO melalui perusahaan patungan, PT Krakatau Posco.

“Data warga penerima bantuan pembangunan rumah dan renovasi ini kita peroleh dari Kecamatan setelah dilakukan survei empat bulan sebelumnya, seperti dia harus punya tanahnya sendiri dengan status hak milik, rumah tidak layak huni dan yang terpenting dia mau (rumahnya) diperbaiki,” ungkap Direktur HR & GA PT Krakatau Posco, Andi Soko Setiabudi dalam konferensi persnya di Ruang Terbuka Hijau Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.

Bantuan yang juga melibatkan aktor Korea Kwon Oh Jung ini sekaligus menandai hari jadi POCO yang ke 50 dan PT Krakatau Posco yang ke 8. Pembangunan dan renovasi secara menyeluruh rumah memakan waktu tiga tahun dan sudah dimulai sejak 27 Agustus lalu.

“Ini merupakan tanggung jawab sosial, karena dalam periode hingga 2020 ini akan ada pula pembangunan 150 unit toilet individu, renovasi 3 sekolah, 2 unit pembangunan MCK, 2 unit pembangunan air bersih, 1 unit pengelolaan sampah dan ditambah banyak pelatihan untuk menambah penghasilan warga,” terangnya.

Sementara James Tambuan selaku National Director of Habitat for Humanity Indonesia menambahkan, sebagai bagian dari organisasi kemanusian yang sudah terdaftar sejak tahun 1997 pihaknya mengaku turut bangga dapat berpartisipasi dalam event sosial tersebut.

“Pembangunan rumah ini berdasarkan apa yang ada di masyarakat dan dilakukan oleh masyarakat itu sendiri. Dengan construction supervisor kami, akan mengajarkan tukang dan masyarakat bagaimana membangun rumah yang layak dan tahan gempa. Pemilik rumah tahu berapa budgetnya, dan apa yang akan dia terima,” katanya. (dev/red)