Beranda Olahraga PON Diundur, KONI Daerah Diminta Segera Koordinasi

PON Diundur, KONI Daerah Diminta Segera Koordinasi

2127
0
Suasana rapat online pengurus KONI. (Ist)

 

SERANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pimpinan Marciano Norman melakukan kegiatan video conference dengan KONI se-Indonesia, Selasa (12/5) sore. Pada pertemuan secara online tersebut KONI Pusat melakukan koordinasi terkait pengunduran jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dari tahun 2020 menjadi 2021. Dalam rapat  juga muncul usulan agar PON XX  digelar pada  2-13 Oktober 2021.

Dalam rapat yang diikuti 31 dari 34 KONI se-Indonesia tersebut Marciano Norman menyatakan harapannya agar KONI daerah segera melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah dan juga DPRD.
“Kami juga meminta KONI di daerah dan induk cabang olahraga untuk menata dan membenahi secara menyeluruh program kegiatan agar bisa menghasilkan prestasi maksimal pada beberapa agenda kegiatan tahun 2021,” tulis Marciano Norman dalam materi rapat.



Marciano juga meminta KONI daerah dan induk cabang olahraga menyesuaikan program kegiatan dengan tapahan pelaksanaan PON pada tahun 2021. Sehingga diharapkan kedepannya atlet bisa meraih prestasi terbaik di Papua.

KONI Banten yang pada rapat tersebut dipimpin Ketua Umum Rumiah Kartoredjo serta didampingi Wakil Ketua Engkos Kosasih dan Sekretaris Umum Sutaryono mengamini permintaan KONI Pusat tersebut. Bahkan dikemukakan Rumiah pihaknya sudah melakukan koordinasi terus, baik dengan pihak Pemprov Banten maupun DPRD Banten terkait pengunduran jadwal pelaksanaan PON XX.
“Harapan yang dikemukakan Ketua Umum KONI Pusat sudah kita jalankan, saat ini kami juga sudah mencoba melakukan penyesuaian program Pelatda PON agar sesuai dengan target pelaksanaan PON di tahun 2021,” ujar Rumiah.

Sedangkan terkait tahapan pelaksanaan PON yang sedang berlangsung, diungkap Sutaryono, KONI Banten telah memenuhi tahapan yang ditetapkan KONI PUsat maupun PB PON. Sekretaris Umum KONI Banten itu menyebut pendaftaran atlet sudah mulai dilakukan dan tinggal menunggu tahapan penyempurnaan.
“Tahap I Entry by Number yang terdiri keikutsertaan cabang olahraga, nomor pertandingan dan jumlah atlet sudah kami lakukan sesuai jadwal yakni terakhir 19 April lalu. Yang belum sempurna kami akan ajukan lagi saat tahap kedua yakni pada 19 Agustus,” ujar Sutaryono.

“Kami bersaha memenuhi tahapan pendaftaran PON sesuai jadwal yang ada, kami sekarang masih menunggu kekurangan dari pendaftaran tahap pertama,” tambah Sutaryono. (Ink/Red)