Beranda Peristiwa Polisi Kumpulkan Data Identitas 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal yang Hilang

Polisi Kumpulkan Data Identitas 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal yang Hilang

Kabid Dokkes Polda Banten, Kombes Pol I Gusti Gede Dharma Arimbawa. (Mg-Madani Prasetia/Bantennews)

PANDEGLANG – Empat hari pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan masih menyisir laut, sementara Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara Polda Banten mengumpulkan data antemortem dari keluarga delapan orang tersebut.

Kabid Dokkes Polda Banten, Kombes Pol I Gusti Gede Dharma Arimbawa mengatakan, tim DVI mengumpulkan data dari seluruh keluarga korban untuk menyiapkan proses identifikasi jika tim menemukan korban.

“Identifikasi korban bencana dilakukan dengan mencocokkan data antemortem, yaitu data saat korban masih hidup, dengan data postmortem jika korban ditemukan. Kalau keduanya matching, identitas korban bisa dipastikan,” kata Dharma, Jumat (11/9/2026).

Dharma menegaskan, pengumpulan data antemortem merupakan prosedur standar dalam operasi DVI. Proses itu tidak mengubah operasi SAR menjadi pencarian jenazah.

Tim DVI mengumpulkan tiga data primer untuk memastikan identitas, yakni sidik jari, rekam gigi, dan DNA. Tim juga mencatat data sekunder seperti pakaian terakhir, tanda lahir, tahi lalat, bekas operasi, serta ciri fisik lainnya.

“Biasanya yang paling tahu itu istri, ibu, atau keluarga dekat. Kami tanyakan pakaian terakhir, tanda lahir, bekas operasi, semuanya kami data,” ujarnya.

Tim DVI mengambil sampel DNA keluarga melalui metode buccal swab atau usapan pada bagian dalam pipi. Seluruh keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal telah menjalani proses pengumpulan data tersebut.

Dharma mengatakan, kondisi korban setelah berhari-hari berada di laut dapat menyulitkan proses identifikasi. Arus Selat Sunda dan perubahan kondisi tubuh menjadi tantangan bagi tim DVI.

“Kalau sudah membusuk memang lebih sulit diidentifikasi. Karena itu kami berusaha melengkapi data antemortem sedetail mungkin agar proses pencocokan bisa dilakukan semaksimal mungkin,” tuturnya.

Baca Juga :  Janji Berikan Kerbau untuk Pilih Caleg, Kades di Lebak Terancam Pidana

Sementara itu, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian di sejumlah titik perairan Selat Sunda dan sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK). Hingga hari keempat, petugas masih berupaya menemukan keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut.

Keluarga korban juga masih menunggu informasi di Posko SAR Marina Lippo Carita. Mereka berharap tim SAR segera menemukan delapan orang yang hilang tersebut.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd