Beranda Peristiwa Polisi Dalami Penyebab Pelajar 14 Tahun Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Dalami Penyebab Pelajar 14 Tahun Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu

Petugas mengevakuasi jenazah pelajar yang tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu Tangsel. (Istimewa)

TANGSEL – Polisi masih mengusut penyebab pelajar perempuan berinisial AP (14) masuk ke jalur kereta hingga tertabrak Commuter Line di Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026).

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq mengatakan, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mencocokkan keterangan mereka dengan temuan di lokasi kejadian.

“Nanti ya lagi dalam proses. Nanti kalau sudah ada pengecekan, penyelidikan, saksi-saksi dan sebagainya, baru kita bisa menyimpulkan,” kata Bambang, Selasa (11/8/2026).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.50 WIB ketika KRL KA 1742D relasi Tanah Abang-Parung Panjang memasuki Stasiun Jurangmangu. Petugas keamanan melihat korban jatuh ke jalur kereta. Petugas kemudian mengevakuasi korban dan menghubungi polisi.

Bambang mengatakan korban sebelumnya pulang sekolah bersama seorang saksi. Keduanya menuju Stasiun Jurangmangu untuk melanjutkan perjalanan. Namun, setelah tiba di stasiun, korban dan saksi memilih menunggu kereta di lokasi berbeda.

“Dari keterangan awal, keduanya pulang sekolah bersama menuju Stasiun Jurangmangu. Saat berada di stasiun, keduanya kemudian berpisah untuk menunggu kereta di lokasi yang berbeda,” jelasnya.

Polisi menemukan luka pada bagian kepala korban saat memeriksa lokasi. Petugas kemudian membawa jenazah korban ke RSUD Tangerang Selatan untuk pemeriksaan medis dan visum.

Penyidik juga memeriksa lokasi kejadian, meminta keterangan saksi, mengecek kondisi korban, serta mengamankan sejumlah barang milik korban untuk kepentingan penyelidikan.

Hingga kini, polisi belum menyimpulkan penyebab korban masuk ke jalur kereta. Dugaan bunuh diri yang ramai beredar di media sosial juga belum mendapat kesimpulan dari penyidik.

“Kita masih dalami. Belum bisa menyimpulkan,” ujar Bambang.

Sebelumnya, KRL KA 1742D relasi Tanah Abang-Parung Panjang menabrak korban saat melintas di Stasiun Jurangmangu. Insiden tersebut sempat mengganggu perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung.

Baca Juga :  Pengedar Narkoba di Pabuaran Diringkus, Dua Paket Sabu Disita

KAI Commuter menyebut korban sebagai penemper, yakni orang yang berada di jalur kereta hingga terkena rangkaian KRL.

“Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung, sehubungan adanya salah seorang yang menemper KA 1742D Tanah Abang—Parung Panjang di Stasiun Jurangmangu,” demikian keterangan KAI Commuter melalui akun Instagram resminya.

Setelah petugas mengevakuasi korban dan menangani lokasi kejadian, perjalanan Commuter Line kembali melintas di Stasiun Jurangmangu.

Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd