
SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) resmi menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026, Senin (10/8/2026). Kegiatan ini menjadi awal perjalanan akademik bagi mahasiswa baru sekaligus momentum untuk mengenal nilai, budaya, sistem pendidikan, serta kehidupan kampus di UNTIRTA.
PKKMB UNTIRTA 2026 mengusung tema “Mewujudkan Mahasiswa Baru UNTIRTA Jawara yang Unggul, Berkarakter, Adaptif, Humanis, dan Berdampak untuk Indonesia Emas 2045.” Kegiatan tingkat universitas dilaksanakan selama tiga hari, pada 10–12 Agustus 2026, dengan skema hybrid.
Ketua Pelaksana PKKMB UNTIRTA 2026 sekaligus Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Agus Sjafari, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa PKKMB menjadi sarana bagi mahasiswa baru untuk mengenal nilai budaya, norma, dan sistem pendidikan di UNTIRTA. Mahasiswa juga dibekali berbagai informasi mengenai layanan akademik, kemahasiswaan, keuangan, serta layanan pendukung lainnya di lingkungan universitas.
Selain itu, PKKMB menjadi ruang untuk menanamkan nilai kebangsaan sekaligus membangun lingkungan kampus yang aman dan nyaman, termasuk melalui komitmen terhadap pencegahan kekerasan, perundungan, narkoba, judi daring, dan berbagai perilaku negatif lainnya.
“Di kampus ini kita menjunjung tinggi toleransi, integritas, anti-perundungan, anti-narkoba, anti-judi online, dan hal-hal negatif lainnya,” tegas Dr. Agus.
Pada pelaksanaannya, sekitar 8.600 mahasiswa baru mengikuti rangkaian PKKMB UNTIRTA 2026. Setiap hari, masing-masing fakultas mengirimkan perwakilan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan secara luring, sementara mahasiswa lainnya mengikuti rangkaian kegiatan secara daring. Skema tersebut dilakukan secara bergantian selama tiga hari pelaksanaan PKKMB tingkat universitas.
Setelah rangkaian tingkat universitas, kegiatan pengenalan kehidupan kampus dilanjutkan di tingkat fakultas. Pelaksanaan di masing-masing fakultas berlangsung selama dua hari secara luring dengan jadwal yang telah ditentukan pada rentang 13–24 Agustus 2026.
Dalam rangkaian PKKMB, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kehidupan akademik dan nonakademik. Materi tersebut mencakup pengenalan kampus, sistem akademik, kegiatan dan prestasi mahasiswa, beasiswa, literasi digital, kesehatan mental, hingga wawasan kebangsaan dan nasionalisme. Narasumber yang dihadirkan berasal dari internal UNTIRTA maupun tokoh di tingkat nasional.
Dr. Agus turut mengingatkan mahasiswa baru bahwa memasuki perguruan tinggi bukan hanya tentang mengejar capaian akademik. Mahasiswa perlu mengembangkan keterampilan dan pengalaman serta aktif memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia selama menjalani perkuliahan.
“IPK penting, tapi skill dan pengalaman juga penting. Oleh karena itu, belajarlah dengan tekun dan kembangkan skill serta pengalaman Anda,” pesannya.
Sementara itu, Rektor UNTIRTA Prof. Dr. Ir. Fatah Sulaiman, S.T., M.T. menyampaikan rasa bangga sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNTIRTA. Di hadapan para Jawara Muda, Rektor menyampaikan optimismenya terhadap generasi baru UNTIRTA yang kelak turut menentukan masa depan Indonesia.
“Saya melihat wajah-wajah kalian, saya yakin masa depan Indonesia cerah karena ada kalian semua,” ungkap Rektor dalam sambutannya.
Rektor juga mengingatkan bahwa keberhasilan mahasiswa memasuki perguruan tinggi merupakan awal dari perjalanan baru. Karena itu, mahasiswa baru perlu memiliki motivasi dan komitmen yang kuat untuk menjalani pendidikan, mengembangkan kapasitas diri, serta mempersiapkan masa depan sejak awal menjadi mahasiswa.
Dalam menghadapi perubahan zaman, Rektor menyoroti perkembangan teknologi digital dan kecerdasan artifisial yang telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor. Teknologi tersebut, menurutnya, dapat dimanfaatkan untuk menunjang berbagai aktivitas akademik, mulai dari membantu penulisan, pengembangan kemampuan bahasa dan desain, hingga mendukung kegiatan penelitian.
“Kecerdasan artifisial dapat membantu penulisan, melancarkan bahasa, membuat desain, bahkan membantu penelitian,” ujar Rektor.
Di tengah perkembangan teknologi dan ketidakpastian global, Rektor turut mengajak mahasiswa baru untuk menggali dan meneladani spirit Sultan Ageng Tirtayasa. Keberanian, keterbukaan terhadap ilmu pengetahuan, serta wawasan global yang dimiliki Sultan Ageng Tirtayasa diharapkan menjadi inspirasi bagi Jawara Muda untuk menghadapi berbagai tantangan pada masa mendatang.
“Spirit dan value Sultan Ageng Tirtayasa ini perlu kalian dalami sebagai Jawara Muda,” pesan Rektor.
Semangat tersebut sejalan dengan nilai JAWARA UNTIRTA, yakni Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, dan Akuntabel, yang diperkenalkan kepada mahasiswa sejak awal memasuki kehidupan kampus. Nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam perjalanan akademik maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam rangkaian pembukaan PKKMB UNTIRTA 2026, mahasiswa baru juga mendapatkan sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang disampaikan secara daring. Mendiktisaintek menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas manusia, membentuk karakter bangsa, serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Mahasiswa, menurut Mendiktisaintek, tidak hanya menjadi peserta didik, tetapi juga agen perubahan. Selain memiliki kemampuan akademik, mahasiswa perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, kepemimpinan, kepedulian sosial, serta karakter yang kuat untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
“Mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, berkaryalah tanpa henti,” pesan Mendiktisaintek.
Mendiktisaintek juga menegaskan bahwa PKKMB menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk beradaptasi dari lingkungan sekolah menuju perguruan tinggi sekaligus memperkuat persatuan, cinta tanah air, dan kesiapan menjalankan tridarma perguruan tinggi. Melalui proses tersebut, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi lulusan yang memiliki kedalaman ilmu, keluhuran akhlak, cinta tanah air, serta berdaya saing global.
Melalui PKKMB 2026, UNTIRTA berharap para Jawara Muda tidak hanya mampu beradaptasi dengan kehidupan perguruan tinggi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, adaptif, berprestasi, serta mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. ***