Beranda Pemerintahan Pinjaman Pemkab Serang ke bjb Meningkat

Pinjaman Pemkab Serang ke bjb Meningkat

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.

KAB. SERANG – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menjelaskan terkait meningkatnya pinjaman Pemkab Serang ke bank bjb.

Meningkatnya pinjaman tersebut yang semula sebesar Rp6 miliar menjadi Rp15 miliar dikarenakan adanya pinjaman daerah jangka pendek yang dilakukan oleh RSUD dr. Dradjat Prawinegara (RSDP) melalui BLUD.

“Sehingga pada RAPDB terdapat penambahan belanja bunga RSDP Rp9 miliar. Kalau RSDP kan BLUD ya, jadi memutuskan untuk keperluan anggaran itu emang biasa bekerja sama atau dibantu oleh bjb, karena kan anggarannya di sana. Kalau di APBD kita kesulitan juga pasti kan harus terus berjalan. Seperti di Pemda Serang di tahun berjalan, kalau ada kesulitan apa namanya, kan selama Pandemi ini dana pendapatan kita tidak on time, rata-rata mundur,” ujarnya usai Rapat Paripurna terkait jawaban atas pandangan fraksi DPRD Kabupaten Serang perihal nota keuangan APBD perubahan, Senin (20/9/2021).

Lebih lanjut, Tatu mengatakan pihaknya terus berupaya untuk memaksimalkan potensi pendapatan daerah di masa pandemi Covid-19.

“Kita maksimalkan ya dalam kondisi ini. Ya mudah-mudahan di berapa bulan terakhir ini, dunia usaha sudah menggeliat nah dari sumber-sumber pajak, dari sumber-sumber yang lainnya ya bisa sesuai target,” kata Tatu.

Adapun beberapa target untuk memaksimalkan pendapatan daerah diantaranya pajak kontribusi.

“Ya dari pas pajak kontribusi kita paling besar di situ. Tapi ya kalau seperti kemarin kondisi dunia usaha juga betul-betul lesu, betul-betul terpuruk, ya mereka minta keringanan, meminta penundaan ya kita juga harus ada kebijakan untuk mereka. Ya mudah-mudahan dengan berapa bulan ini kita terus seperti ini, bahkan lebih baik kondisinya, supaya dunia usaha bisa bergerak,” ucap Tatu.
(Nin/Red)