Beranda Bisnis Pindahkan Kantor Pusat ke Pandeglang, Bank ABS Bidik Kredit Rp1,5 M per...

Pindahkan Kantor Pusat ke Pandeglang, Bank ABS Bidik Kredit Rp1,5 M per Bulan

Direktur Bank ABS Baidowi memberikan sambutan. (Mg-Madani Prasetia/bantennews)

PANDEGLANG – PT BPR Amal Bhakti Sejahtera (Bank ABS) membidik penyaluran pembiayaan minimal Rp1,5 miliar setiap bulan setelah memindahkan kantor pusatnya ke Jalan Raya Serang–Pandeglang, Kampung Pabrik, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang.

Target tersebut menjadi strategi perusahaan untuk mengejar pertumbuhan kredit sesuai sasaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama Bank ABS, Baidowi mengatakan, pemindahan kantor pusat dari Kecamatan Labuan ke Kota Pandeglang menjadi langkah strategis untuk memperluas layanan sekaligus mendekatkan akses perbankan kepada masyarakat.

“Perpindahan ini bukan sekadar memindahkan kantor, tetapi menjadi komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan proses yang lebih cepat kepada nasabah. Dengan lokasi yang lebih strategis, masyarakat lebih mudah mengakses layanan pembiayaan,” kata Baidowi usai peresmian Kantor Pusat Bank ABS, Sabtu (18/7/2026).

Baidowi menegaskan, Bank ABS menargetkan penyaluran pembiayaan sedikitnya Rp1,5 miliar setiap bulan. Menurutnya, target tersebut akan mendorong pertumbuhan kredit sesuai target yang ditetapkan OJK apabila tercapai secara konsisten.

“Target pembiayaan kami minimal Rp1,5 miliar setiap bulan. Kalau konsisten, target pertumbuhan kredit yang dicanangkan OJK bisa tercapai,” ujarnya.

Saat ini Bank ABS melayani sekitar 500 nasabah aktif. Kehadiran kantor pusat di pusat Kota Pandeglang diharapkan mampu memperluas pangsa pasar sekaligus memperkuat fungsi intermediasi perbankan.

“Fungsi bank adalah intermediasi. Dana masyarakat yang kami himpun melalui tabungan harus kembali kami salurkan dalam bentuk pembiayaan kepada masyarakat,” jelasnya.

Bank ABS juga mengarahkan fokus pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Baidowi mengajak pelaku UMKM memanfaatkan layanan perbankan resmi daripada bergantung pada pinjaman online.

“Kami ingin pelaku UMKM memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan resmi yang diawasi OJK, bukan dari pinjaman online,” katanya.

Baca Juga :  Harga Telur Anjlok, Peternak di Pandeglang Terancam Gulung Tikar

Untuk memperluas inklusi keuangan, Bank ABS menawarkan program tabungan harian dengan setoran mulai Rp20 ribu per hari. Menurut Baidowi, kebiasaan menabung tersebut dapat menjadi modal bagi masyarakat untuk mengakses pembiayaan dengan cicilan yang lebih ringan.

“Kalau rutin menabung Rp20 ribu per hari, tabungan itu bisa menjadi dasar untuk memperoleh pembiayaan dengan angsuran yang ringan,” ujarnya.

Ia berharap, strategi tersebut mampu meningkatkan literasi keuangan masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah melalui penguatan sektor UMKM.

Peresmian kantor pusat Bank ABS turut dihadiri Wakil Gubernur Banten, A. Dimyati Natakusumah. Ia mengapresiasi keputusan Bank ABS memindahkan kantor pusat ke Kabupaten Pandeglang dan berharap bank tersebut terus memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Dari sini mudah-mudahan Bank ABS terus berkembang, semakin bermanfaat, dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam layanan simpan pinjam,” kata Dimyati.

Ia juga mendorong Bank ABS memperkuat kolaborasi dengan perbankan lain untuk memperluas akses layanan keuangan di Banten.

“Saya minta Bank ABS tidak bersaing, tetapi berkolaborasi. Bersama-sama membangun perekonomian daerah,” ujarnya.

Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd