Beranda Pilkada Serentak 2020 Pilkada Tangsel 2020, TPS untuk Lansia dan Disabilitas Akan Dibuat Khusus

Pilkada Tangsel 2020, TPS untuk Lansia dan Disabilitas Akan Dibuat Khusus

968
0
Ilustrasi - foto istimewa rilitas.com

TANGSEL – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan membuat khusus Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk para lanjut usia (Lansia) pada perhelatan Pilkada 2020 mendatang.

Komisioner KPU Tangsel, Ahmad Mudjahid Zaini mengatakan, jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) para lansia yang berumur 60 tahun sebanyak 326,944. Sedangkan yang berumur lebih dari 60 tahun sebanyak 103,533.

“Dalam arti akses disabilitas, aksessibilitas untuk orang yang disabilitas dan lansia itukan kita juga harus TPS ramah, itukan umum jadinya gak ada perlakuan spesial, cuma kita harus membuat TPS itu ramah terhadap orang yang disabilitas misalkan tidak ada tanjakan, ndak ada lubang jalan ke TPS, jadi bisa ditempuh gitu, kan ada kursi roda jadi bisa nempuh,” ujar Zein di Gedung KPU Tangsel, Selasa (22/9/2020).



Menurut Zein, pemilih disabilitas terbagi beberapa kategori, diantaranya disabilitas fisik, intelektual, mental, sensorik.”Kalau dulu kan tunarasa, tunarungu dan tunawicara. Kalau disabilitas fisik jumlahnya ada 386 laki-laki 190 perempuan 196. Kalau disabilitas intelektual itu jumlahnya ada 44 terdiri dari laki-laki 27 perempuan 17, kalau disabilitas mental ada 202 laki-laki 123 perempuan 79, nah ini disabilitas sensorik berarti tunanetra kemudian tunarungu ada 132 laki-laki 74 perempuan 58. Tersebar disemua kecamatan,” terang Zein.

Zein merinci keseluruhan jumlah DPS di Tangsel. Menurutnya, jumlah DPS sebanyak 924,602, terdiri dari 468,978 pemilih perempuan dan 455,624 pemilih laki-laki.

“Nah kalau untuk dari segi usia, usia pemula yang nanti 17 tahun pas di tanggal 9 Desember 14,568. Laki-lakinya 7,496 perempuan 7,072. Nah usia dari 18-25 itu jumlahnya 162,816, laki-lakinya 82,525 perempuannya 80,291. Nah yang 17 tahun pertama kali pemilu, kalo yang 18 kemaren kan udah waktu pilpres, masih milenial,” paparnya.

“Nah kalau usia 26-40 itu totalnya 316, 741, laki-lakinya 154,402 perempuannya 162,339. Nah usia yang sampai 60 tahun jumlahnya 326,944 laki-laki 159,589 perempuannya 167,355. Yang lebih dari 60 tahun 103,533 laki-lakinya 51,612 perempuannya 51,921 itu yang diatas 60,” tandasnya.

(Ihy/Red)