SERANG — Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) bersama Pemerintah Desa Pulo Panjang, Kabupaten Serang, mengambil langkah konkret dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir dengan menginisiasi pembentukan dua unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Program ini menjadi angin segar bagi warga setempat, terutama bagi mereka yang sebelumnya berprofesi sebagai pedagang keliling dan ibu rumah tangga. Kini, melalui dua kelompok usaha yang diberi nama Cakrawala Bahari dan Samudera Sejahtera, masyarakat memiliki peluang baru untuk mengembangkan usaha secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Tak sekadar membentuk kelompok, PHE OSES juga memberikan dukungan nyata berupa bantuan sarana dan prasarana usaha. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada pertengahan Maret lalu oleh Kepala Desa Pulo Panjang, Ratu Bulkis. Peralatan yang diberikan mencakup alat produksi, gerobak, hingga etalase untuk menunjang aktivitas usaha para pelaku UMKM.
Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing usaha warga, sehingga UMKM yang terbentuk dapat tumbuh secara bertahap dan berkelanjutan.
Head of Communication, Relations & CID PHE OSES, Indra Darmawan, menegaskan program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Pembentukan UMKM ini menjadi salah satu upaya kami untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Kami berharap program ini memberikan dampak jangka panjang, tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga membangun kapasitas serta kepercayaan diri masyarakat dalam berwirausaha,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pulo Panjang, Ratu Bulkis, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai program ini membuka peluang nyata bagi masyarakat untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan.
“Dukungan sarana dan prasarana ini sangat membantu. Kami optimistis UMKM yang terbentuk dapat berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Program pemberdayaan ini dijalankan melalui pendekatan kolaboratif antara perusahaan dan pemerintah desa, mulai dari pembentukan kelompok usaha, pendampingan, hingga penyediaan fasilitas pendukung.
Ke depan, masyarakat Pulo Panjang diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usaha yang telah dirintis, tetapi juga mengembangkannya menjadi sumber penghidupan yang stabil, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal di kawasan pesisir.
