Beranda Pendidikan Pesantren di Kota Tangerang Terapkan Protokol Kesehatan

Pesantren di Kota Tangerang Terapkan Protokol Kesehatan

889
0
Santri di pondok pesantren (Ponpes) Kota Tangerang rutin menerapkan Protokol Kesehatan dan 3M

TANGERANG – Sejumlah pondok pesantren (Ponpes) di Kota Tangerang rutin menerapkan Protokol Kesehatan dan 3M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak. Hal tersebut bahkan sudah menjadi komitmen yang dijaga para pengelola Ponpes di Kota Tangerang.

Budaya baru di lingkungan Ponpes pun diterapkan. Pembiasaan kepada para santri untuk menerapkan kehidupan yang lebih berkualitas terutama kesehatan. Baik dalam lingkungan Ponpes Salafy atau Modern.

Pimpinan Ponpes Nur Aulia, Kecamatan Periuk, Ahmad Mulyadi mengatakan, pesantren di Kota Tangerang hanya libur sekitar dua minggu diawal pandemi Covid-19.



“Setelah itu, kami seluruh pimpinan Ponpes di Kota Tangerang berdiskusi dengan Kemenag, Gubernur hingga Walikota. Alhamdulillah, dengan komitmen bersama Ponpes bisa kembali beraktivitas normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ungkap Ahmad, saat ditemui di Ponpes Nur Aulia, Selasa (27/10/20).

Sejak dimulainya aktivitas Ponpes di masa pandemi, seluruh santri di lockdown di lingkungan Ponpes saja. Selain menyediakan fasilitas protokol kesehatan, para santri Ponpes Nur Aulia tidak diperbolehkan dijenguk orangtua seperti biasanya.

Namun, dalam aktivitas keseharian, para santri tidak ada yang berubah, hanya ada beberapa pembatasan dan aturan yang harus dipatuhi.

“Sebelum pandemi, kebiasaan para santri mandi sebelum subuh, zuhur, hingga sebelum tidur. Selain itu, tidak pernah lepas dari wudhu setiap waktunya. Di masa pandemi, menjaga kebersihan bukan hal sulit. Hanya tinggal mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas dan selalu mengenakan masker dan jaga jarak (3M-Red),” ungkapnya

Hal serupa pun diterapkan, di Ponpes Al Hasyimiyyah, Kecamatan Neglasari, sebagai salah satu Ponpes modern yang tetap menjalankan aktivitas belajar di tengah pandemi.

“Saat ini, segala aktivitas anak-anak santri selalu mengenakan masker. Anak-anak tidak boleh keluar pondok, dijenguk sebulan sekali, santri yang pulang saat kembali ke pondok harus membawa surat bebas Covid-19,” jelas Pimpinan Ponpes Al Hasyimiyyah, Saepul Bahri,

Para santri pun turut menjaga kebersihan kamar, lokasi belajar, hingga mencuci tangan sebelum dan setelah beraktivitas apa pun dan tentunya memakai masker.

“Tidak terlalu berbeda jauh seperti tahun sebelumnya. Sejak dulu, kami meyakini kebersihan adalah sebagian dari iman. Kini, kebersihan menjadi kunci sukses melawan pandemi Covid-19,” tutur salah seorang santri Ponpes Al Hasyimiyyah Maulana Yusuf.

(Wan/Red/SG)