Beranda Peristiwa Pesangon Awak Tangki Pertamina Tanjung Gerem Belum Dibayar

Pesangon Awak Tangki Pertamina Tanjung Gerem Belum Dibayar

Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina yang bekerja di Terminal Pertamina Tanjung Gerem saat berbincang dengan awak media

CILEGON – Sejumlah Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina yang bekerja di Terminal Pertamina Tanjung Gerem mengeluhkan belum dibayarkannya pesangon mereka oleh perusahaan.

Para awak tangki Pertamina tersebut diketahui bekerja di PT Garda Utama Nasional (GUN) vendor PT Pertamina Patra Niaga yang merupakan main contractor Pertamina.

Sopian, salah seorang AMT yang bekerja di PT GUN mengatakan, setelah diminta tidak lagi bekerja oleh pihak perusahaa, hak-hak normatif para sopir hingga saat ini belum terbayarkan.





Bahkan dirinya yang telah bekerja selama 2 tahun sebagai karyawan tetap di PT GUN, dipaksa untuk mengundurkan diri dengan alasan usia yang sudah tidak produktif.

“Saya disuruh bikin surat pengunduran diri. Karena alasan dia dari perusahaan ada teguran bahwa sopir engga masuk-masuk. Yah masuk juga percuma saya engga dipekerjakan ini,” keluh Sopian, Minggu (24/1/2021).

Padahal, kata Sopian, selama masih berstatus karyawan di PT GUN, dirinya selalu masuk kerja dan tidak pernah absen.

Setelah berhenti bekerja sejak Januari 2019, lanjut dia, haknya selama bekerja sebagai karyawan tidak kunjung dipenuhi oleh PT GUN.

“Dari 2019 sampai sekarang belum jelas statusnya. Padahal BPJS masih aktif, walaupun saya tidak bekerja selama 2 tahun. Kami hanya menuntut hak pesangon saja,” katanya.

Hal yang sama dikatakan Artha Wijaya yang juga AMT di PT GUN, sejak dirinya berhenti bekerja pada Mei 2017, hingga saat ini hak-haknya belum dibayarkan oleh perusahaan.

“Cuma dijanjikan. Sampai sekarang sudah berapa tahun belum diselesaikan. Ada 7 orang haknya tidak dipenuhi semua,” tuturnya.

Sementara itu, Site Supervisor PT GUN, Hendra Gustian yang dikonfirmasi melalui pesan singkat, belum dapat memberikan keterangan pasti terkait dengan permasalahan tersebut.

“Mohon maaf untuk konfirmasinya silakan ke kantor pusat kita Pak di Jakarta,” ucapnya.

(Man/Red)