Beranda Sosok Pesan Orangtua untuk Herayati: Selalu Rendah Hati dan Jangan Tinggalkan Salat

Pesan Orangtua untuk Herayati: Selalu Rendah Hati dan Jangan Tinggalkan Salat

181
0
Herayati Sawitri - foto istimewa Facebook

CILEGON – Sawiri (66) orangtua Herayati Sawitri mengaku bersyukur anaknya bisa lulus dalam menjalani pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan predikat Cum Laude dengan IPK 3,77.

Dia menyatakan tidak pernah terbayangkan anak bungsunya itu bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi ternama. Jangankan untuk biaya kuliah, untuk makan sehar-hari saja masih kekurangan. Diketahui Herayati merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.

“Alhamdulillah anak saya bisa kuliah di ITB sampai lulus. Saya bangga punya anak seperti Hera,” ujarnya seraya menahan haru saat berbincang dengan awak media di kediamannya di Lingkungan Masigit RT 03, RW 01, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Senin (23/7/2018).

loading...

Dia meminta kepada Hera agar selalu giat belajar dan semangat meraih cita-citanya. Dia juga memberikan wejangan kepada Hera, begitu panggilannya, agar selalu rendah hati dan tidak cepat puas.

“Saya minta Hera agar selalu rendah hati. Jangan puas dengan hasil yang dicapai saat ini. Selalu rajin ibadah, jangan tinggalkan salat,” katanya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang membantu kelancaran Hera selama mengeyam pendidikan di ITB.

“Terima Kasih kepada ITB, terima kasih kepada pihak yang membantu Hera selama kuliah. Kita tidak bisa membalas, selain hanya mengucapkan terima kasih,” ucapnya lirih.

Diketahui bahwa Herayati Sawitri mahasiswi anak tukang becak yang masuk ITB saat ini sudah lulus.

Berasal dari keluarga tidak mampu karena ayahnya setiap hari menjadi tukang becak, dara berusia 23 tahun ini berhasil menamatkan pendidikannya. Sebelum lulus dengan predikat Cum Laude, nyatanya saat semester V Hera pernah meraih Indeks Prestasi sempurna 4,00.

Belum cukup sampai situ, dirinya juga menjadi mahasiswi langganan penghargaan Dean’st List enam kali berturut-turut.

Sekedar informasi, Dean’st list adalah penghargaan dari Dekan FMIPA karena prestasi akademik yang baik berturut-turut sejak semester I 2015 sampai semester I 2017 memiliki nilai rata-rata (NR) selalu di atas 3.5.

Walaupun berasal dari keluarga tak mampu, bukan berarti semangat Hera menuntut ilmu menjadi ‘loyo.’

Justru sebaliknya, untuk membanggakan ayah dan ibunya Hera wajib kuliah dengan baik agar lulus secepatnya.

Hal ini dibuktikannya dengan mengikuti perkuliahan program magister melalui program jalur cepat S1 – S2 (fast track) dan telah menyelesaikan 12 SKS mata kuliah program magister dengan nilai rata-rata 3,75.

Lebih membanggakan orang tuanya lagi, Hera juga pernah menjadi delegasi Indonesia dalam acara Asia Pasific Future Leader Conference 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kerja keras Hera semuanya terbayar saat Sabtu (21/7/2018) ia dinyatakan lulus sebagai wisudawan Program Studi Kimia di Fakultas MIPA ITB di Sabuga, Bandung. (Man/Red)