
SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang kembali menggelar Festival Kaibon 2025 di Alun-alun Kota Serang selama dua hari, Sabtu–Minggu (25–26 Oktober 2025).
Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang memprakarsai acara ini untuk memberi wadah bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dalam mempromosikan produk lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Serang dan Kesultanan Banten.
Disparpora Targetkan Perputaran Ekonomi Rp3 Miliar
Plt Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, menargetkan perputaran ekonomi mencapai Rp2–3 miliar selama festival berlangsung, dengan anggaran pelaksanaan sekitar Rp350 juta.
“Kami menargetkan perputaran ekonomi dari kegiatan ini mencapai Rp2 sampai Rp3 miliar. Dengan dana Rp350 juta, kami optimistis karena antusias masyarakat sangat tinggi,” kata Zeka, Sabtu (25/10/2025).
Zeka memperkirakan Festival Kaibon 2025 menarik hingga 10 ribu pengunjung. Acara Fun Run Kaibon diikuti sekitar 1.000–1.500 peserta.
“Pada malam hari kami menggelar kajian islami dengan target 1.500 peserta, dan konser malam terakhir bisa menarik hingga 3.000 pengunjung. Totalnya sekitar 10 ribu orang,” jelasnya.
Ragam Kegiatan Meriahkan Festival Kaibon
Festival ini menyuguhkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari Fun Run Kaibon, Kajian Islami, Kaibon Singing, Kaibon Culinary, Fashion Show, Talkshow Kalender Event, pertunjukan musik, hingga pasar murah.
Selain menghadirkan hiburan, acara ini juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
“Kami menyiapkan 40 stan, terdiri dari 10 stan ekonomi kreatif dan 30 stan UMKM. Semua stan diisi pelaku usaha asli Kota Serang,” ungkap Zeka.
Festival Gratis untuk Masyarakat dan UMKM
Zeka menegaskan bahwa seluruh kegiatan Festival Kaibon 2025 gratis untuk pengunjung dan pelaku UMKM.
“Kami ingin masyarakat menikmati hiburan tanpa biaya, dan pelaku UMKM bisa berjualan tanpa pungutan sepeser pun,” ujarnya.
Alasan Pemkot Pilih Alun-alun Sebagai Lokasi
Zeka juga menjelaskan alasan panitia memilih Alun-alun Kota Serang sebagai lokasi acara, bukan kawasan Keraton Kaibon.
“Sebenarnya kami ingin menggelar di lokasi aslinya, tetapi karena Keraton Kaibon termasuk cagar budaya nasional, kami khawatir bangunannya rusak jika terlalu banyak pengunjung,” jelasnya.
Wali Kota Serang Apresiasi Festival Kaibon
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, hadir langsung dan mengapresiasi penyelenggaraan Festival Kaibon 2025.
“Alhamdulillah, acara berjalan sukses dan masyarakat sangat antusias. Festival ini penting untuk mengenalkan budaya Kota Serang dan Kesultanan Banten. Semoga tahun depan lebih meriah lagi,” ujar Budi.
Budi berharap antusiasme masyarakat bisa menjadikan Festival Kaibon sebagai agenda tahunan unggulan Kota Serang yang tidak hanya mengangkat budaya, tetapi juga menggairahkan perekonomian daerah.
Penulis: Ade Faturohman
Editor: TB Ibnu Rushd