Beranda Pemerintahan Perbaikan JLS Ambrol oleh Konsorsium Molor, DPU-TR : Kalau Tahu Begini, Mending...

Perbaikan JLS Ambrol oleh Konsorsium Molor, DPU-TR : Kalau Tahu Begini, Mending Biarin Rusak !

CILEGON – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU-TR) Kota Cilegon, Nana Sulaksana tidak dapat menutupi kekesalannya akan komitmen dari sejumlah perusahaan di Ciwandan yang sudah berjanji untuk bahu membahu memperbaiki Jalan Lingkar Selatan (JLS), khususnya di ruas titik yang ambrol pada akhir April silam.

“Kita juga ngga tahu itu, kapan JLS mau diperbaiki oleh perusahaan. Giliran kita sudah perbaiki, mereka sepertinya lupa dengan komitmennya dulu, kayak cuek. Kalau tahu begini, mending kita ngga usah perbaiki. Dibiarin saja terus jalan itu ngga bisa dilewati,” ketus Nana, belum lama ini.

Diketahui, sebelumnya Pemkot Cilegon sudah menggelontorkan anggaran sekira Rp1,5 miliar untuk rehabilitasi agar jalan yang masuk dalam wilayah lingkungan Jerenong, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon itu dapat dilalui sebelum hari raya Idul Fitri lalu. Pemkot melibatkan konsorsium perusahaan untuk berkontribusi dalam rusaknya akses JLS akibat diterjang banjir itu mengingat mobilitas kendaraan perusahaan biasa memanfaatkan akses tersebut.





“Kesepakatan awal kan mereka (konsorsium) siap dengan bantuan Rp2,5 miliar. Tapi kabar terakhir yang saya dapat itu, sampai sekarang mereka baru ngumpulin Rp800 jutaan, terakhir itu baru ada tambahan sumbangan Rp30 juta doang. Terus kapan JLS mau dibagusin?,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, bantuan pembangunan JLS oleh konsorsium efektif akan dilaksanakan pada awal Agustus lalu, namun hingga saat ini realisasi komitmen itu tak kunjung terlaksana.

Di bagian lain Koordinator Pengumpulan Dana Bantuan Konsorsium, Malim Hander Joni membantah bila pihaknya mengabaikan komitmen pembangunan tersebut pasca kondisi jalan sudah dapat dilalui.

“Ya ngga apa-apa. Tapi mungkin minggu-minggu depan sudah jalan (pembangunan oleh konsorsium), kita tinggal nunggu tanda tangan kontrak saja kok. Kita kan belum dapat semua dananya, jadi kita akan bangun yang penting dulu, seperti turap di sebelah kiri dari arah PCI,” ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (22/9/2018) ini.

Dikatakan, sejumlah pertimbangan seperti kondisi cuaca menjadi alasan pihaknya untuk segera memulai pembangunan seraya menunggu terkumpulnya dana sumbangan dari berbagai perusahaan.

“Saya juga belum tahu berapa dana yang sudah terkumpul, itu di Bendahara, saya ngga tahu perkembangannya. Jadi sambil menunggu yang lain (sumbangan dari perusahaan-perusahaan), kita mulai saja dulu. Karena ini kan kebetulan mau musim penghujan, karena tim teknis perusahaan sudah rapat kemarin dengan pemborong. Lagian pula kita baru dapat BQ (bill of quantity) dari PU, nah itu juga sudah kita bawa ke kontraktor,” katanya. (dev/red)