Beranda Hukum Perampok di Tangsel Ini Ancam Kasir Mini Market Menggunakan Pistol Mainan

Perampok di Tangsel Ini Ancam Kasir Mini Market Menggunakan Pistol Mainan

Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ferdy Irawan saat ekspose kasus di Mapolres. (Ihya/bantennews)

TANGSEL – Dua pelaku perampok mini market di Jalan Raya Cisauk Legok RT 002 RW 001, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang ini, melancarkan aksinya dengan menggunakan pistol mainan dan sebilah golok.

Kedua pelaku tersebut adalah Edo Suhaedi (22) yang merupakan mantan karyawan di mini market tersebut, dan Romdon Mardiana (24) yang berprofesi sebagai buruh bangunan.

Dalam keterangannya, Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ferdy Irawan mengatakan, dari hasil perampokan tersebut, pelaku mengamankan uang sebesar Rp50 juta dan beberapa slop rokok.

“Namun dari jumlah uang yang pelaku ambil ini hanya sisa Rp.9 juta 800. Menurut keterangan meraka, uangnya itu habis buat sehari-hari dan bayar utang,” ujar Ferdy dalam keterangan pers di Kapolres Tangsel, Jalan Promoter, Serpong, Kamis (15/8/2019).

Sementara kronologisnya, Ferdy menjelaskan, pelaku beraksi pada pukul 6 pagi saat mini market tersebut hendak membuka toko. Pada mulanya, kata Ferdy, pelaku memasuki toko itu dengan menggunakan helm dan masker hendak membeli sesuatu, namun sontak saja ke dua pelaku itu menodongkan pistol mainan dan sebilah golok ke arah kasir.

“Pelaku menodongkan senjata itu ke kasir agar membuka berangkas. Karena pelakunya ini mantan karyawan di situ, jadi dia tahu dimana letak berangkasnya,” katanya.

Ferdy melanjutkan, Berdasarkan laporan dari korban (Kasir), gabungan tim Vipers langsung meninjau lokasi dan mendeteksi CCTV yang ada di lokasi kejadian sehingga di dapati ciri-ciri pelaku.

“Atas kejahatannya itu, pelaku dikenakan pasal 365 ayat 1 dan ayat 2 KUHP. dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara,” ungkapnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Pihak minimarket mengungkapkan, salah satu pelaku yang merupakan mantan karyawan toko tersebut, dulunya berprilaku seperti biasa karyawan, dan tidak ada gerak-gerik mencurigakan.

“Ya saya mengetahui pertama kali bahwa perampok itu adalah si Edo, saya mengetahui dari suaranya meski seluruh mukanya tertutup masker,” tutur Dedi selaku karyawan mini market itu, yang juga hadir dalam konferensi pers.

“Ya engga tau ya kenapa dia bisa seperti itu. Tapi kabarnya si setelah dia berhenti bekerja di mini market ini 1 tahun yang lalu, dia menganggur. Dia berhenti sendiri tidak diberhentikan,” tandasnya. (Ihy/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News