Beranda Olahraga Pemprov Dorong Pembinaan Atlet, FHI Banten Dituntut Dongkrak Prestasi Hoki

Pemprov Dorong Pembinaan Atlet, FHI Banten Dituntut Dongkrak Prestasi Hoki

Gubernur Banten Andra Soni menerima tongkat Hoki dari Ketua FHI Banten M Ali Ahanfiah. (Istimewa)

SERANG – Federasi Hoki Indonesia (FHI) Provinsi Banten menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan prestasi olahraga hoki di Banten. Setelah meraih medali perak pada nomor indoor putra di PON Aceh-Sumut, target berikutnya kini lebih tinggi: menembus prestasi lebih baik di PON 2028.

Hal itu menjadi sorotan dalam pelantikan pengurus Federasi Hoki Indonesia Provinsi Banten periode 2026–2030 di Le Dian Hotel, Jumat (3/7/2026).

Gubernur Banten, Andra Soni menegaskan, peningkatan prestasi tidak cukup hanya dengan target besar. Menurutnya, FHI Banten harus membangun sistem pembinaan yang serius, terukur, dan berkelanjutan.

“Kami berharap pembinaan olahraga hoki di Banten bisa lebih maju lagi. Pada PON sebelumnya di Aceh-Sumut, Banten berhasil meraih medali perak untuk nomor indoor putra. Kita berharap pada PON tahun 2028 nanti prestasinya meningkat,” ujar Andra.

Andra menilai, ada tiga pekerjaan rumah utama yang harus segera diselesaikan pengurus baru, yakni memperkuat organisasi, memperluas pembinaan di sekolah-sekolah, dan memperbanyak kompetisi sebagai ruang pembentukan atlet.

Menurutnya, minimnya frekuensi pertandingan menjadi salah satu hambatan utama perkembangan atlet hoki di daerah.

“Peningkatan prestasi memerlukan proses. Salah satunya dengan memperbanyak pertandingan, baik laga persahabatan, try out, turnamen maupun kompetisi resmi,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya jam terbang atlet. Semakin sering atlet bertanding, semakin matang kemampuan teknis dan mental mereka.

Di sisi lain, Banten juga mulai bersiap menghadapi agenda besar sebagai tuan rumah PON 2032 bersama Lampung. Salah satu fokusnya yakni pembangunan fasilitas olahraga, termasuk sarana hoki di kawasan Sport Center Banten.

Ketua Umum Pengurus Pusat FHI, Mayjen TNI (Purn) Budi Sulistijono menilai, kepengurusan baru FHI Banten memikul tanggung jawab besar untuk memperbaiki prestasi hoki daerah.

Baca Juga :  Belum Dilantik, Ucapan Selamat untuk Kepala Dindik Banten Sudah Bertebaran

Menurutnya, agenda besar sudah menanti, mulai dari Kejuaraan Nasional pada Agustus hingga persiapan menuju PON 2028 di NTB-NTT.

“Pembinaan atlet usia dini harus diperkuat melalui kompetisi yang konsisten di daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum FHI Banten yang baru dilantik, M Ali Hanafiah mengatakan, pihaknya langsung menyiapkan sejumlah program strategis untuk mengejar target prestasi.

FHI Banten akan fokus pada pelaksanaan Kejuaraan Nasional Hoki pada 21–31 Agustus 2026, penyelenggaraan Piala Gubernur tingkat pelajar untuk menjaring bibit atlet, serta persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Banten 2026.

Selain itu, FHI Banten juga akan mempercepat kaderisasi atlet, pelatih, wasit, dan perangkat pertandingan untuk memperkuat ekosistem hoki di daerah.

Ali menegaskan, target FHI Banten tidak sekadar berpartisipasi di PON, tetapi bersaing di papan atas.

“Kami menargetkan pada PON nanti hoki Banten mampu menjadi juara. Itu butuh kerja keras, pembinaan yang serius, dan kompetisi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kini tantangan FHI Banten bukan lagi soal target di atas kertas, tetapi bagaimana memastikan pembinaan benar-benar berjalan dan mampu melahirkan atlet berprestasi.

Tim Redaksi