Beranda Pemerintahan Pemkot Siap Tukar Guling atau Pinjam Pakai Lahan Akses Pelabuhan Warnasari

Pemkot Siap Tukar Guling atau Pinjam Pakai Lahan Akses Pelabuhan Warnasari

442
0
Edi Ariadi. (Foto : Gilang)

CILEGON – Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi menyatakan pihaknya sudah berunding dengan Manajemen PT Krakatau Steel, PT Krakatau Posco dan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) perihal tanah akses jalan Pelabuhan Warnasari.

Kata Edi, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu sepakat mencari jalan keluar.

“Semua sudah sepakat, PT KS, PT Krakatau Posco, dan KIEC sudah sepakat setelah saya ajak berunding. Mereka sepakat cari jalan keluar. Jadi direksi semua, setiap hari Rabu ada rapat konsultasi (soal tanah akses jalan Pelabuhan Warnasari-red). Jadi seminggu ada kabar,” terang Edi, Selasa (23/10/2018) kemarin.

Dikatakan Edi, terkait masalah lahan akses  Pelabuhan Warnasari itu, solusinya bisa tukar guling atau pinjam pakai.

“Mungkin nanti bisa tukar guling atau pinjaman pakai. Kalau KS harus tukar guling karena itu sertifikatnya ada di bank, tapi kan disitu ada tanah Krakatau Posco juga untuk panjangnya.
Kalau kita sih siap dua duanya mau tukar guling atau pinjam pakai. Yang penting kita bisa jalan tidak terhambat. Lagian juga kalau jalan itu dibangun, jalan itu kan dipakai bareng bareng,” terang Edi.

Edi menyatakan bahwa target akses jalan ini bisa dieksekusi tahun ini dan bisa rampung tahun depan.

“DED-nya kan sudah beres, nah termasuk kalau Amdal sudah oke, tinggal dilelang saja siapa yang berminat membangun jalan itu. Baru kalau sudah ada akses jalannya kemudian bangun pelabuhannya, kita lelang siapa yang mau membangun pelabuhan itu, jadi kita gak usah ngeluarin duit,” katanya.

Untuk akses jalan, lanjut Edi, pihaknya mengeluarkan anggaran hasil tukar guling Kubangsari sebesar Rp98,5 miliar.

“Ini kan investasi yang dikembalikan, pakai uang yang ada itu. Cukup gak cukup, harus cukup,” ucapnya.

“Dengan adanya akses jalan, harga tanah juga naik, nanti jelas nilai investasi juga naik, akan ada dampak positif terhadap nilai investasi tanah. Ini untuk memancing investor juga,” tambahnya. (Man/Red)