Beranda Pemerintahan Pemkot Cilegon Siapkan Rp15 M untuk Subsidi SPP Sekolah Swasta dan Bantuan...

Pemkot Cilegon Siapkan Rp15 M untuk Subsidi SPP Sekolah Swasta dan Bantuan Guru MDTA

Wali Kota Cilegon, Robinsar bersama Ketua PB Al-Khairiyah, Ali Mujahidin dan para pengurus usai memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. (Maulana/BantenNews.co.id)

CILEGON — Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyiapkan anggaran hingga Rp15 miliar dari APBD 2027 untuk meringankan biaya pendidikan masyarakat.

Pemkot Cilegon akan mengalokasikan anggaran itu untuk subsidi Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) siswa SD dan SMP swasta serta bantuan bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (MDTA).

Wali Kota Cilegon, Robinsar mengatakan, Pemkot Cilegon perlu memperluas dukungan pendidikan hingga sekolah swasta. Keterbatasan daya tampung sekolah negeri membuat sebagian orang tua harus memilih sekolah swasta untuk menyekolahkan anaknya.

“Rp10-15 miliar itu untuk SPP supaya tidak melulu ke sekolah SD, SMP negeri karena kan juga terbatas kuotanya sekolah negeri itu. Supaya yang di swasta pun bisa lebih ringan biayanya untuk orang tua,” kata Robinsar usai menghadiri perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampus Al-Khairiyah, Kecamatan Citangkil, Jumat (4/9/2026).

Menurut Robinsar, subsidi tersebut juga bertujuan menjaga keberlangsungan sekolah swasta. Sejumlah sekolah swasta masih menghadapi persoalan minimnya jumlah siswa karena banyak orang tua memilih sekolah negeri.

Pemkot Cilegon berharap subsidi itu membuat sekolah swasta lebih terjangkau sekaligus membuka pilihan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.

“Itu multiplier effect saja. Itu sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk memastikan masyarakat mengenyam pendidikan yang layak,” ujarnya.

Selain subsidi SPP, Pemkot Cilegon juga menyiapkan bantuan untuk guru MDTA. Robinsar mengatakan pemerintah daerah akan memasukkan program tersebut dalam APBD 2027.

“Untuk MDTA, hari ini sudah diprogramkan perihal membantu para guru-gurunya. Tahun depan insya Allah. Menggunakan APBD, kebutuhannya Rp10-15 miliar,” kata Robinsar.

Rencana tersebut menempatkan anggaran pendidikan bukan hanya untuk sekolah negeri, tetapi juga menyasar sekolah swasta dan lembaga pendidikan keagamaan yang selama ini ikut menopang layanan pendidikan di Kota Cilegon.

Baca Juga :  1.276 Warga Cilegon Terjangkit TBC

Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd