CILEGON – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menyiapkan program revitalisasi trotoar di sepanjang jalan protokol. Pemkot mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,9 miliar untuk setiap ruas atau spot yang masuk tahap pembangunan.
Penataan trotoar tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Cilegon menghadirkan ruang publik yang lebih tertata, aman, dan ramah bagi masyarakat.
Program tersebut menyasar jalur pedestrian dari kawasan Landmark Cilegon hingga Gerbang Tol Cilegon Timur. Pemkot menilai kondisi trotoar saat ini sudah tidak layak dan tidak memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki.
Wali Kota Cilegon, Robinsar mengatakan, sebagian besar trotoar di Kota Cilegon mengalami kerusakan dan membutuhkan penataan ulang.
“Kalau kita lihat kondisi trotoar di Cilegon ini mungkin 70 persen dikatakan sangat tidak layak dilalui pejalan kaki, untuk memberikan hak juga kepada semua,” kata Robinsar, Selasa (9/6/2026).
Pemkot akan menjalankan proyek tersebut secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Tahap pertama dijadwalkan mulai pada Juli 2026.
Robinsar menjelaskan, pembangunan awal akan difokuskan pada ruas trotoar dari kawasan Sucofindo hingga Hotel Sukma Cilegon. Pemkot juga menyiapkan konsep penataan baru dengan tampilan yang lebih modern dan ramah bagi pejalan kaki.
“Mungkin lantai-lantainya kita ganti juga dengan batu alam supaya lebih nyaman dan juga nanti ada pepohonan yang tinggi, besar per 20 meter supaya tidak terlalu panas, gersang, biar hijau. Ada lampu taman juga supaya mempercantik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPU-PR Kota Cilegon, Tophan Dwi R, mengatakan satu paket pekerjaan mencakup pembangunan trotoar sepanjang 800 meter di sisi kiri dan kanan jalan.
“Kalau per spot yang rencana 2026 ini sekitar Rp3,9 miliar. Kiri dan kanan 400 meter, jadi totalnya 800 meter,” kata Tophan.
DPU-PR Cilegon saat ini menyusun dokumen pengadaan sebelum melelang proyek melalui sistem e-catalog.
Pemkot berharap revitalisasi trotoar dapat meningkatkan kenyamanan pejalan kaki sekaligus memperbaiki wajah kawasan jalan protokol Kota Cilegon yang selama ini identik dengan aktivitas kendaraan bermotor.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
