KAB. SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Wakil Bupatinya, M. Najib Hamas mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kebakaran lahan di tengah musim kemarau. Warga juga diingatkan untuk tidak membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan.
“Kami mengajak masyarakat meningkatkan pengawasan lingkungan. Jangan membakar lahan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan karena bisa memicu kebakaran saat kondisi sedang kering,” kata Najib, Sabtu (15/8/2026).
Najib mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang telah mengidentifikasi sejumlah kawasan rawan kekeringan, terutama di wilayah utara, selatan, dan barat Kabupaten Serang.
“Kemarau diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus ini. BPBD terus melakukan mitigasi dan pemetaan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan,” kata Najib.
Empat Kebakaran dalam Sehari
Berdasarkan data dari Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, setidaknya terdapat empat peristiwa kebakaran melanda wilayah Kabupaten Serang pada Jumat (14/8/2026). Tiga kejadian terjadi di Kecamatan Cikande, sementara satu kejadian lainnya terjadi di Kecamatan Anyer.
Pusdalops BPBD Kabupaten Serang mencatat dua kebakaran terjadi akibat warga membakar sampah tanpa pengawasan. Dua kejadian lainnya masih menunggu hasil penelusuran untuk mengetahui penyebabnya.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 12.58 WIB di Kampung Banjar, Desa Cikande. Api muncul setelah seorang warga membakar sampah lalu menjalar ke material yang mudah terbakar.
Api menghanguskan sekitar 30 meter persegi area pembuangan sampah. Damkar BPBD Kabupaten Serang Sektor Jawilan menerima laporan pukul 13.02 WIB, tiba di lokasi pukul 13.15 WIB, dan menuntaskan pemadaman pukul 14.01 WIB.
Belum lama setelah itu, kebakaran kembali terjadi di Kampung Banjar RT 003/RW 003, Desa Cikande, sekitar pukul 13.25 WIB.
Kali ini api membakar sebuah ruko. Karyawan toko pertama kali melihat kepulan asap tebal dari lantai dua setelah menjalankan salat Jumat.
Saat membuka pintu, mereka melihat api sudah membesar dan menjalar ke barang-barang yang mudah terbakar.
Kebakaran tersebut menyebabkan satu bangunan ruko mengalami kerusakan sedang. Petugas Damkar Sektor Jawilan tiba pukul 13.40 WIB dan menyelesaikan penanganan pukul 14.20 WIB.
650 Meter Persegi Lahan Hangus
Kebakaran ketiga terjadi di Kampung Pabuaran RT 005/RW 004, Desa Cikande, sekitar pukul 14.50 WIB.
Seorang anggota Babinsa yang melintas melihat kepulan asap tebal dari lapangan sepak bola. Api sudah membesar dan kemudian membakar sekitar 650 meter persegi lahan.
Damkar Sektor Jawilan menerima laporan pukul 14.54 WIB dan tiba di lokasi pukul 15.05 WIB. Petugas berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 12 menit. BPBD masih mencari penyebab kebakaran lahan tersebut.
Sampah Kembali Terbakar di Anyer
Kebakaran kembali terjadi pada malam hari di Kabupaten Serang. Kali ini api muncul di Kampung Ranca Lembang RT 003/RW 001, Desa Bandulu, Kecamatan Anyer, sekitar pukul 20.25 WIB.
BPBD menyebut warga membakar sampah hingga api merembet ke material mudah terbakar. Kobaran api menghanguskan sekitar 150 meter persegi tempat pembuangan sampah dan menghasilkan kepulan asap tebal yang mengganggu warga sekitar.
Damkar BPBD Sektor Anyer menerima laporan pukul 20.29 WIB, tiba pukul 20.49 WIB, lalu menuntaskan penanganan pukul 21.25 WIB.
Seluruh kejadian tidak menimbulkan korban jiwa. Petugas bersama kepolisian, TNI, PMI, dan masyarakat menangani kebakaran di sejumlah lokasi.
Rangkaian kebakaran dalam satu hari ini kembali menunjukkan risiko membakar sampah tanpa pengawasan. Api kecil dapat berubah menjadi kobaran besar ketika bertemu bahan yang mudah terbakar.
Penulis : Tb Moch. Ibnu Rushd
Editor : Gilang Fattah
