Beranda Pemerintahan Pemkab Pandeglang Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak PPKM

Pemkab Pandeglang Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak PPKM

69
0
Kepala Dinas Sosial Nuriah (kiri) secara simbolis memberikan bantuan beras bagi warga yang terdampak PPKM.

PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyalurkan bantuan berupa beras bagi masyarakat yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Nuriah mengatakan, hari ini Dinsos Pandeglang melakukan launching perdana bantuan beras bagi masyarakat Pandeglang yang terdampak PPKM.

“Ada beberapa sumber Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menerima bantuan beras PPKM ini, di antaranya penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 59.736, penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berjumlah 72.323 dan penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak 73.406,“ jelas Nuriah usai launching penyaluran bantuan beras PPKM di Halaman Kantor Kecamatan Karangtanjung, Kamis (22/7/2021).

Lebih lanjut Ia mengatakan selain bansos tersebut, Pemkab Pandeglang juga akan mendapatkan bantuan paket beras 5 kilogram per KPM dari Kementerian Sosial bagi masyarakat yang terdampak PPKM.

“Kabupaten Pandeglang sendiri mendapatkan kuota bantuan paket beras 5 kilogram tersebut sebanyak 3.000 KPM untuk 35 wilayah Kecamatan,” ucapnya.

Selain bantuan di atas, kata Nuriah, Pemkab Pandeglang juga memberikan bantuan beras bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 atau yang sedang melakukan isolasi mandiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang disimpan di Bulog.

“Masing-masing kabupaten memiliki cadangan beras pemerintah sebanyak 100 ton untuk kondisi darurat, dan sampai dengan saat ini Pemkab Pandeglang sudah menarik 30 ton untuk disalurkan kepada masyarakat yang terpapar Covid-19 atau sedang melakukan isolasi mandiri,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Karangtanjung Neneng Nuraeni mengatakan, untuk bantuan beras PPKM di Kecamatan Karangtanjung ada sekitar 1.383 KPM yang berasal dari 4 Kelurahan.

Ia menambahkan terkait teknis penyaluran bantuan tersebut, pihaknya akan mengantarkan langsung ke rumah penerima bantuan oleh para petugas, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

“Bantuan beras akan disalurkan langsung ke rumah masing-masing penerima bantuan, bantuan tersebut langsung ke titik lokasi, tidak mampir ke Kelurahan maupun ke Kecamatan,” tambahnya. (Med/Red)