Beranda Pemerintahan Pemkab Pandeglang Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam

Pemkab Pandeglang Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam

Petugas dari Dinsos Pandeglang menyerahkan bantuan untuk para korban bencana alam

PANDEGLANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Sosial mulai menyalurkan bantuan kebutuhan dasar untuk korban banjir dan rumah roboh di beberapa kecamatan yang ada di Pandeglang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang, Nuriah mengatakan laporan yang disampaikan oleh kecamatan ada beberapa wilayah yang terendam banjir diantaranya Kecamatan Panimbang, Munjul, Cikeusik, Sobang, dan Patia.

“Daerah yang terdampak banjir sudah kami kirimkan bantuan antara lain kebutuhan makanan siap saji, beras dengan perhitungan jumlah anggota keluarga, kasur lipat, peralatan dapur, makanan balita food ware, dan makanan ringan lainnya,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Nuriah membeberkan, berdasarkan data yang diterima dari kecamatan setidaknya ada sekitar 2.200 kepala keluarga di Kecamatan Sobang yang terdampak banjir, di Panimbang 1.000 kepala keluarga yang tersebar dibeberapa desa, Kecamatan Patia sekitar 500 kepala keluarga dan masih ada beberapa ribu lagi di kecamatan lain.

“Kami hanya bisa memenuhi kebutuhan dasar saja, dengan jumlah yang besar ini tidak mungkin terpenuhi semua mengingat keterbatasan dari pendanaan daerah,” ungkapnya.

Selain banjir, disampaikan Nuriah, ada juga di tiga kecamatan yang terjadi rumah roboh karena diterjang angin kencang seperti Kecamatan Carita, Saketi dan Menes.

“Untuk bantuan ini kami anggarkan bentuknya stimulan dengan Rp5 juta yang rusak berat, Rp3 juta rusak sedang, dan Rp2 juta untuk rusak ringan,” jelasnya.

Dirinya mengimbau kepada petugas dilapangan dalam memberikan laporan tidak saja bentuk foto namun harus disertakan kelengkapan administrasi. Sebab, menurutnya, lambatnya pelaporan akan menghambat pengajuan bantuan untuk para korban.

Bahkan kata dia, karena keterbatasan penganggaran dari daerah, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Sosial dan Dinsos Provinsi Banten untuk cadangan logistik dari Bulan Desember hingga tahun depan.

“Kita gak tau bencana kapan terjadi, namun cadangan harus tetap ada. Kemarin alhamdulillah kami dibantu dari Dinsos Provinsi beras 5 ton dan peralatan lainnya. Kepada Kemensos juga kita mengajukan 50 ton beras dan peralatann lainnya, jadi ada dua sumber pembiayaan yang membantu yaitu dari Provinsi dan Kemensos,” tutupnya. (Med/Red)