Beranda Kesehatan Pelayanan Klinik Hewan DKP Kota Tangerang Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Pelayanan Klinik Hewan DKP Kota Tangerang Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

454
0
Klinik Hewan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang tetap beroperasi seperti biasa. Meski demikian, pelayanan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan - (Foto Alwan/BantenNews.co.id)

KOTA TANGERANG – Meski di masa pandemi Covid-19, Klinik Hewan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang tetap beroperasi seperti biasa. Meski demikian, pelayanan dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Kepala DKP Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan, setiap warga yang membawa hewan peliharaannya untuk diperiksa atau diobati harus mematuhi protokol kesehatan.

“Mereka datang ke sini harus menggunakan masker, sebelum masuk harus cuci tangan atau menggunakan handsanitizer, bahkan dokter hewan yang bertugas juga memakai face shield saat melakukan pemerikasaan. Jika pemilik hewan peliharaan membawa teman, temannya harus menunggu di luar,” katanya saat ditemui di Kantor DKP di Jalan KS Tubun, Rabu (8/7/2010).

Kata Abduh, pelayanan klinik hewan gratis di masa pandemi ini terbilang meningkat. Dalam satu hari, warga yang datang untuk memeriksa hewan peliharaannya berkisar 20-25 orang.
Perlu diketahui, pelayanan klinik tersebut, dilakukan setiap hari dan selama jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Tangerang.

“Kami buka Senin sampai Jumat, jam operasionalnya dari 08.00-16.00 WIB, pada pukul 12.00-13.00 WIB istirahat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, hewan yang seringkali dibawa ke Klinik Hewan DKP hanya hewan kecil seperti kucing, anjing, kelinci, burung. Sedangkan hewan ternak kambing, domba, sapi, dan kerbau bisa house call nanti petugas yang datang ke lokasi.

“Pelayanan gratis sendiri tujuanya untuk memberikan kemudahan dan meringankan biaya pemeliharaan kesehatan hewan yang dimiliki warga,” pungkasnya.

Sementara itu salah seorang warga Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Ramdona mengatakan, ia mendatangi pusat layanan tersebut lantaran kucing peliharaannya kehilangan nafsu makan dan mengalami luka di tenggorokan.

“Tadi sudah diobati dan diberi vitamin, dengan layanan ini pastinya kami merasa terbantu,” ungkapnya.

(Tra/Wan/Red)