Beranda Peristiwa Pelaku Usaha Perikanan Kabupaten Tangerang Perlu Terus Tingkatkan Mutu

Pelaku Usaha Perikanan Kabupaten Tangerang Perlu Terus Tingkatkan Mutu

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Perikanan bersinergi dengan Loka POM menggelar Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan Bernilai Tambah - foto istimewa

KAB. TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Perikanan bersinergi dengan Loka POM menggelar Pelatihan Diversifikasi Olahan Ikan Bernilai Tambah, Kamis (23/9/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku usaha perikanan skala mikro dan kecil serta masyarakat binaan Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) Desa Ranca Labu dan Desa Klebet.

Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Hairul Latif yang juga membuka kegiatan tersebut mengatakan program pelatihan ini merupakan sebuah upaya agar pelaku usaha perikanan di wilayah Kabupaten Tangerang dapat berinovasi dalam mengolah ikan.

“Maka diperlukannya meningkatkan keahlian dan kompentensi masyarakat terutama pelaku usaha perikanan dalam pengolahan ikan, untuk meningkatkan mutu dan juga meningkatkan pemasarannya,” ucapnya melalui keterangan tertulis.

Ia berharap dengan adanya pelatihan pengolahan ikan tersebut nantinya dapat meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap ikan kedepannya.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta tak hanya mendapatkan materi, namun mereka juga terjun langsung untuk membuat berbagai olahan ikan seperti pembuatan kerupuk lele, dan amplang serta pembuatan dimsum dan pempek.

Selain itu, para peserta juga diberikan materi mengenai prosedur pendaftaran pangan olahan yang disampaikan oleh Widya Savitri selaku Kepala Loka POM Kabupaten Tangerang.

“Saat ini, para pelaku usaha kurang memahami bahwa pangan olahan harus aman, bermutu dan bermanfaat. Maka, kami berupaya untuk memberikan sosialisasi kepada mereka terkait pendaftaran produk obat dan juga makanan dan pentingnya izin edar,” ujarnya.

Salah satu peserta dari Mekarbaru, Ega Kurniawati, menuturkan dari pelatihan tersebut sangat bermanfaat dan dapat memperluas wawasan lebih dalam mengenai penerapan prosedur yang sesuai pada usahanya.

“Dari pelatihan ini, saya jadi mengetahui bahwa setiap usaha memerlukan izin edar, dan itu merupakan hal penting untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat,” tuturnya.

Kedepannya, ia berharap semua UMKM dapat meningkatkan olahannya dan juga pemasarannya lebih baik lagi agar dapat lebih dikenal masyarakat.

(Man/Red)