Beranda Pemerintahan PBJT Jadi Tumpuan PAD Lebak 2026, Ditargetkan Tembus Rp 51,5 Miliar

PBJT Jadi Tumpuan PAD Lebak 2026, Ditargetkan Tembus Rp 51,5 Miliar

Pelayanan di Kantor Bapenda Kabupaten Lebak, (Aldo Marantika/Bantennews)

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak memproyeksikan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) menjadi tumpuan utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebak pada tahun 2026.

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah Labak, Agung Budi Santoso mengatakan, bahwa berdasarkan ringkasan penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026, PBJT diproyeksikan menyumbang Rp 51.529.000.000 ke Kas Daerah (Kasda).

“Angka ini menempatkan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebagai penyumbang terbesar pertama di sektor Pajak Daerah,” kata Agung kepada wartawan, Kamis 9 Juli 2026.

Dikatakan Agung, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) ini didominasi oleh konsumsi listrik dan makan minum, dengan rincian PBJT tenaga listrik RP 39.000.000.0000, dan PBJT makan dan/atu minum Rp 10.000.000.000. PBJT dari objek lainnya seperti perhotelan Rp 529.000.000, jasa parkir Rp 1.000.000.000, jasa kesenian dan hiburan Rp 1.000.000.00.

“Dari kelima pos itu menjadikan PBJT berkontribusi lebih dari 20 persen dari total target Pajak Daerah Lebak, yang ditetapkan sebesar Rp 250.350.758.300,” ungkapnya.

Agung juga menjelaskan, bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebak tahun 2026, ditargetkan sebesar Rp 520,5 miliar, angka ini sama dengan target sebelum penjabaran, tidak ada perubahan atau selisih.

“Komposisi PAD lainnya ditopang oleh BPHTB sebesar Rp 48.000.000.000, pajak mineral bukan logam dan batuan Rp 41.500.00.000, PBB-P2 Rp 32.500.000.000, dan pajak reklame Rp 1.500.000.000,” jelasnya.

Menurut Agung, besarnya target dari PBJT menunjukkan bahwa pemerintah Kabupaten Lebak akan fokus mengoptimalkan sektor konsumsi masyarakat dan jasa. Terutama dari tagihan listrik, rumah makan dan perhotelan yang ada di wilayah Kabupaten Lebak.

“Ini akan menjadi acuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menjalankan program sepanjang tahun anggaran 2006,” ujarnya.

Baca Juga :  Bayar Pajak Kini Praktis, Warga Kota Tangerang Bisa Akses dari Mana Saja

Lebih lanjut Agung berharap, pihaknya dapat memaksimalkan penagihan dari berbagai jenis pajak agar ada pemasukan ke daerah untuk membiayai program pembangunan di Kabupaten Lebak.

“Dengan target ini mudah-mudahan kita bisa memaksimalkan penagihan dan pengawasan agar potensi PBJT bener masuk ke kas daerah sehingga dapat membiayai program pembangunan 2026,” harapnya.

Penulis : Mg-Aldo Marantika

Editor : TB Ahmad Fauzi