Beranda Pilkada Serentak 2020 Pastikan Pilkada Aman, KPU Kabupaten Serang MoU dengan Tiga Polres

Pastikan Pilkada Aman, KPU Kabupaten Serang MoU dengan Tiga Polres

465
0
Ketua KPU Kabupaten Serang Abidin Nasyar. (Foto istimewa)

SERANG – Guna memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang yang dihelat 9 Desember 2020 mendatang aman dan damai, berbagai upaya dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang. Salah satunya, dengan melakukan rapat koordinasi dan Penandatanganan nota kesepahaman antara KPU dan Kepolisian Republik Indonesia melalui Kepolisian Resor (Polres) Serang, Polres Serang Kota, dan Polres Cilegon tentang rangkaian kegiatan pengamanan dalam rangka menyukseskan penyelenggara  Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Serang di wilayah hukum tiga polres. Penanadatanganan MoU ini bertempat di salah satu hotel di Kota Serang pada Jumat (17/7/2020) kemarin.

Ketua KPU Kabupaten Serang, Abidin Nasyar mengatakan, pihaknya melakukan rapat koordinasi yang dilanjutkan MoU. Dalam rapat tersebut dibahas kaitan tahapan pilkada 2020. “Lalu bagaimana pengamanan, tentunya kami koordinasikaun situasi dan kondisi di lapangan kepada adhoc dan sebagainya apalagi kita melaksanakan pemilihan di musim pandemi,” ujarnya.

KPU bekerjasama dengan Polri dalam rangka mengamankan pilkada 2020. Menurut dia, pilkada bukan hanya menyangkut KPU melainkan semua stakeholder termasuk polisi di dalamnya. “Saya sampaikan tadi ada tiga K pertama komunikasi, koordinasi dan kebersamaan. Untuk pilkada yang aman,” tuturnya.



Rapid Tes Penyelenggara

Abidin menyebutkan, saat ini sebanyak 5.011 panitia pemungutan suara (PPS) dan Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) masih dilakukan rapid tes hingga Sabtu 18 Juli 2020. Dari jumlah tersebut bagi yang kedapatan hasil tesnya reaktif langsung diganti dan dikoordinasikan dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 untuk penanganannya.

Abidin memastikan, untuk para penyelenggara saat ini sudah dibekali APD minimal level I yakni terdiri dari masker, hand sanitizer, dan thermogan. Pihaknya pun ingin memastikan semua PPDP dan pemilih dalam kondisi sehat.
“Kami sedang rapid tes di beberapa kecamatan serempak PPS dan PPDP total ada 5.011 orang,” terangnya.

Abidin mengatakan, saat ini dirinya belum mendapatkan hasil akhir terkait hasil rapid tes PPDP dan PPS tersebut, sebab tes tersebut masih dilakukan sampai Sabtu 18 Juli. Untuk hasil sementara ada beberapa petugas yang kedapatan reaktif hasil tesnya. Namun jumlah itu tidak banyak hanya satu dua orang saja. “PPDP reaktif kita ganti. Kenapa diganti karena kita ingin penyelenggara sehat semua,” ucapnya.

Oleh karena itu kata dia, pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinkes terkait penanganan yang reaktif seperti apa. “Apakah diswab lalu karantina atau bagaimana itu gugus tugas ranahnya. Kami kerjasama dengan semua kenapa rapid tes karena memastikan semua personel KPU sehat,” katanya.

Sementara Kapolres Serang Kabupaten AKBP Mariyono mengatakan pada dasarnya dari MoU itu seluruh polres yakni Polres Serang, Serang Kota dan Kota Cilegon siap melaksanakan pengamanan seluruh tahapan pilkada Kabupaten Serang.

Untuk mengamankan pilkada, pihaknya sudah menghitung pasukan yang disiagakan. Namun jika melihat adanya penambahan TPS seperti disampaikan KPU, kemungkinan personel juga akan ikut bertambah. “Seperti Polres Serang ada penambahan TPS dari 450 jadi 1.378 di 17 kecamatan,” ujarnya.

Kemudian dirinya juga akan melakukan pemetaan khusus terkait potensi kerawanan pilkada 2020. Baik dari sisi kesehatan maupun kondisi Kamtibmas. “Itu ada pemetaan khusus. Kita ada 17 kecamatan. Sedang proses (pemetaan) karena kita baru dapat lokasi untuk TPS penambahan 450. Nanti akan dijelaskan (indikator kerawanan) setelah melaksanakan pemetaan,” tuturnya. (You/Red)