TANGERANG — Penganiayaan brutal yang menimpa Hidayat, anggota Damkar Kota Tangerang, tak hanya meninggalkan luka fisik. Peristiwa itu juga mengguncang kondisi psikologis keluarganya.
Istri korban kini takut kembali ke rumah dan memilih tinggal sementara di rumah kerabat.
Diketahui, Hidayat masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hermina setelah seorang pria tak dikenal menghajarnya di Pos Damkar Pinang, Jumat (10/4/2026).
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kota Tangerang, Andia Rahman, mengaku prihatin setelah melihat langsung kondisi korban dan keluarganya di rumah sakit. Menurutnya, trauma yang dialami keluarga jauh lebih berat dibanding luka fisik yang diderita Hidayat.
“Yang membuat saya sedih, istrinya bilang kalau Hidayat sudah sembuh, dia tidak mau pulang ke rumah dulu. Dia ingin tinggal di rumah kerabat karena masih takut,” kata Andia, Senin (13/4/2026).
Andia menilai, rasa aman keluarga korban runtuh setelah insiden tersebut. Mereka masih dibayangi ketakutan karena pelaku menyerang korban secara tiba-tiba di tempat kerja.
“Dampak psikisnya besar sekali. Keluarganya benar-benar terpukul,” ujarnya.
Sementara itu, kondisi Hidayat berangsur membaik, namun ia masih membutuhkan perawatan dan pemantauan medis selama beberapa hari ke depan.
“Sesuai arahan pimpinan, saya mengecek langsung kondisi korban. Hidayat masih perlu waktu untuk pemulihan,” kata Andia.
Sebelumnya, aksi kekerasan mengejutkan terjadi di Pos Damkar Pinang, Jalan HR Rasuna Said, Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang. Seorang pria datang bersama seorang perempuan dengan alasan ingin menumpang dan ngopi di pos.
Hidayat mengizinkan mereka singgah, asalkan tidak membuat keributan. Namun situasi berubah dalam hitungan menit. Pria itu tiba-tiba marah, melempar gelas kopi, lalu mengejar dan memukuli Hidayat hingga terjatuh.
Akibat serangan tersebut, Hidayat mengalami luka sobek di pelipis kiri dan memar di sekitar mata.
Hingga kini, polisi masih memburu pelaku penganiayaan tersebut.
Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
