Beranda Pariwisata Pantai Jadi Titik Rawan Kecelakaan, Dispar Banten Minta Pengelola Perketat Pengawasan

Pantai Jadi Titik Rawan Kecelakaan, Dispar Banten Minta Pengelola Perketat Pengawasan

Wisatawan Pantai Pasir Putih Anyer bermain pasir pantai

SERANG – Ketua Balawista Banten, Ade Ervin, menyampaikan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi wisata yang dinilai rawan kecelakaan, terutama di kawasan wisata pantai.

Menurut Ade, beberapa titik yang masuk kategori rawan berada di kawasan Anyer, Cinangka, Carita, Tanjung Lesung, hingga Sawarna.

“Rawan ini kan biasanya daerah terbuka, daerah yang memang berhadapan dengan alam,” ujar Ade, Kamis (4/12/2025).

Sementara itu, destinasi wisata buatan dinilai relatif lebih aman karena memiliki area yang tidak terlalu luas dan lebih mudah dipantau.

Untuk mengantisipasi potensi kecelakaan, Balawista telah menyiapkan sekitar 100 anggota terlatih dan tersertifikasi untuk berjaga di titik-titik rawan tersebut. Selain itu, sekitar 150 relawan yang bekerja sama dengan pengelola objek wisata juga akan diterjunkan. Para relawan itu umumnya merupakan karyawan objek wisata setempat.

Kepala Dinas Pariwisata Banten, Eli Susiyanti, menambahkan bahwa selain aspek keselamatan wisatawan, pihaknya juga mengimbau para pengelola tempat wisata dan rumah makan agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Ia menyebut persoalan lonjakan tarif parkir, makanan, hingga tiket wisata hampir selalu berulang setiap tahun.

“Mudah-mudahan kami bisa meminimalisir hal-hal tersebut,” kata Eli.

Pemerintah kabupaten/kota juga didorong untuk menetapkan regulasi yang mengatur standar harga. Saat ini, Pemprov Banten telah mengedarkan Surat Edaran Gubernur Banten Nomor 11 Tahun 2025 kepada para pengelola wisata agar menampilkan harga tiket dan makanan secara jelas selama periode Nataru.

Di sisi lain, Pemprov menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dari tahun sebelumnya yang mencapai 201 ribu orang. Pada 2025, jumlah tersebut diharapkan dapat meningkat menjadi sekitar 250 ribu wisatawan.

“Kami berharap bahwa di tahun 2025 ini ada peningkatan di sekitar angka 250 ribu,” ujar Eli.

Baca Juga :  Tingkatkan Wisata Kota, Komunitas Aing Gelar Pelatihan

Penulis: Audindra Kusuma
Editor: Usman Temposo