
CILEGON – Kabupaten Pandeglang mengirimkan 314 atlet untuk berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Provinsi Banten Tahun 2026. Para atlet tersebut akan bertanding di 25 cabang olahraga dari total 26 cabang yang dipertandingkan dalam ajang dua tahunan tersebut.
Kehadiran kontingen Pandeglang ditandai dengan keikutsertaan Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, yang mewakili Bupati Pandeglang pada acara pembukaan Popda XII Banten di Stadion Geger Cilegon, Kamis (11/6/2026).
Pembukaan Popda XII Banten dilakukan secara resmi oleh Andra Soni di hadapan ribuan atlet pelajar dari delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.
Dalam keterangannya, Iing menyebut Popda menjadi agenda strategis untuk mengukur hasil pembinaan olahraga pelajar yang dilakukan daerah. Selain mengejar prestasi, ajang tersebut juga menjadi ruang bagi atlet muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding di level provinsi.
“Kami berharap atlet Pandeglang dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya selama pertandingan berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menilai Popda merupakan salah satu jalur penting dalam proses pencarian dan pembinaan atlet usia pelajar. Menurutnya, banyak atlet berprestasi yang lahir dari kompetisi olahraga tingkat daerah sebelum menembus level nasional hingga internasional.
Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam olahraga tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi juga oleh kemampuan atlet menjaga disiplin, konsistensi latihan, dan menjunjung sportivitas selama kompetisi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Sutoto, mengungkapkan bahwa kontingen Pandeglang mengikuti hampir seluruh nomor yang dipertandingkan dalam Popda XII Banten.
Dari total 26 cabang olahraga yang diperlombakan, Pandeglang hanya absen pada satu cabang. Dengan komposisi 314 atlet, daerah tersebut menargetkan peningkatan capaian prestasi dibanding penyelenggaraan sebelumnya.
Popda XII Banten sendiri menjadi ajang kompetisi olahraga pelajar terbesar di Provinsi Banten yang sekaligus berfungsi sebagai sarana pemetaan potensi atlet muda dari masing-masing daerah. Selain perebutan medali, hasil kompetisi ini juga menjadi bahan evaluasi pembinaan olahraga pelajar di tingkat kabupaten dan kota.
Tim Redaksi