
PANDEGLANG – Partai Amanat Nasional (PAN) mulai memanaskan mesin politiknya di Kabupaten Pandeglang. Ketua DPW PAN Banten Irna Narulita melantik jajaran kader PAN se-Kabupaten Pandeglang di Hotel S’Rizky Pandeglang, Sabtu (29/8/2026).
Pelantikan tersebut tidak sekadar menjadi agenda organisasi. PAN memasang target cukup agresif untuk Pemilu 2029, yakni merebut tujuh kursi DPRD Kabupaten Pandeglang.
Target itu menjadi pekerjaan besar bagi PAN. Pada Pemilu 2024, PAN tidak berhasil menempatkan satu pun kadernya di DPRD Pandeglang. Karena itu, konsolidasi struktur dan penambahan kekuatan politik menjadi pekerjaan yang harus dikejar dalam tiga tahun ke depan.
Irna mengatakan PAN kini membuka pintu selebar-lebarnya bagi tokoh dari berbagai latar belakang. Menurut dia, sejumlah tokoh lintas partai, komunitas, hingga kalangan profesional mulai menunjukkan ketertarikan untuk bergabung.
“Orang-orang hebat dari partai mana, semua masuk ke Partai Amanat Nasional. Itu lintas partai,” kata Irna.
Menurut Irna, masuknya tokoh-tokoh baru diharapkan dapat memperluas basis PAN di Pandeglang. Ia menyebut bukan hanya kader partai lain, tetapi berbagai elemen masyarakat juga mulai merapat.
“Semua segmen, semua elemen, semangat komunitas juga datang,” ujarnya.
Irna bahkan menyebut sejumlah tokoh yang disebut-sebut bakal bergabung dengan PAN. Namun, dalam kesempatan tersebut ia belum merinci seluruh nama maupun waktu deklarasi kepindahan mereka.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi PAN menghadapi Pemilu 2029. Dengan target tujuh kursi, PAN harus mengubah kondisi politiknya secara signifikan dibandingkan hasil Pemilu 2024.
Irna menegaskan dirinya mengambil tanggung jawab untuk membesarkan kembali PAN di Pandeglang. Target tujuh kursi DPRD menjadi salah satu ukuran keberhasilan konsolidasi yang tengah dilakukan.
“Saya tanggung jawab untuk saya nolkan partai, saya akan hulurkan 7 orang di DPRD,” katanya.
Pelantikan kader tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, sejumlah anggota DPRD, tokoh lintas partai, serta kader dan simpatisan PAN.
Dengan target tujuh kursi, PAN kini dituntut tidak hanya memperkuat struktur internal, tetapi juga membangun basis suara baru di setiap daerah pemilihan. Masuknya tokoh eksternal menjadi salah satu opsi untuk memperluas daya jangkau partai sekaligus menghadapi persaingan perebutan kursi DPRD Pandeglang pada Pemilu 2029.
Penulis: Mg-Madani Prasetia
Editor: Usman Temposo