Beranda Pemerintahan P2TP2A Kabupaten Serang Cek Kondisi Bayi yang Dibuang di Cinangka dan Kibin

P2TP2A Kabupaten Serang Cek Kondisi Bayi yang Dibuang di Cinangka dan Kibin

Sosok bayi yang ditemukan warga. (IST)

KAB. SERANG – Tim UPT Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Serang mendatangi tempat perawatan pertama bayi laki-laki yang ditemukan di sebuah warung yang terletak di pinggir jalan Kampung Tancang, Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka, Banten.

Ketua P2TP2A Kabupaten Serang, Nurlinawati mengatakan kunjungan ke lokasi perawatan bayi tersebut adalah untuk melihat kondisi bayi. Sebelumnya, pihaknya telah menerima adanya 2 laporan pembuangan bayi yang terjadi di Kecamatan Cinangka dan Perumahan Bumi Nagara Lestari (BNL), Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

“Alhamdulillah tim kami lagi Kecamatan Cinangka melihat kondisi bayinya. Tim kami baru ke Kecamatan Cinangka, lanjut ke Kecamatan Kibin,” ujarnya ketika dihubungi BantenNews.co.id pada Senin (5/12/2022).

Nurlinawati menambahkan kedua bayi kemungkinan akan ditempatkan di Rumah Aman terlebih dahulu dengan mendapatkan pendampingan dari UPT P2TP2A. Terkait mekanisme langkah selanjutnya seperti pengasuhan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang.

“Biasanya di Rumah Aman dulu beberapa hari sambil didiskusikan dengan Dinas Sosial dan difasilitasi seperti baju, popok, serta susunya. Kami pun tetap membantu dan merawat kalau bayinya harus dirawat di Rumah Aman,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan di sebuah warung yang terletak di pinggir jalan Kampung Tancang, Desa Bulakan, Kecamatan Cinangka sekira pukul 21.30 pada Minggu (4/12/2022) dan berselang 8 jam kemudian tepatnya pada Senin (5/12/2022) sekira pukul 05.30 bayi perempuan ditemukan di Perumahan Bumi Nagara Lestari (BNL), Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

Polisi menduga kedua bayi tersebut diduga baru saja dilahirkan lalu dibuang oleh orangtuanya sebab saat ditemukan tali pusar masih menempel di tubuh keduanya. Hingga saat ini pihak Polsek Cinangka dan Polsek Cikande masih menyelidiki siapa orangtua yang tega membuang bayi-bayi mungil tersebut. (Nin/Red)