
PANDEGLANG — Ada kenangan yang membawa seseorang kembali ke tempat ia tumbuh. Bagi Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, SMPN 1 Pandeglang menyimpan cerita tentang masa remaja, termasuk ketika ia dipercaya memimpin OSIS.
Namun, Senin (31/8/2026), Iftitah datang bukan hanya untuk bernostalgia. Ia membawa sebuah komitmen yang langsung menyentuh aktivitas para siswa: bantuan operasional OSIS Rp1 juta setiap bulan.
Iftitah menyampaikan komitmen itu di hadapan para siswa SMPN 1 Pandeglang. Ia merencanakan bantuan berjalan mulai 1 Januari 2027 hingga 31 Desember 2030.
Ide tersebut berawal dari kenangan ketika Iftitah masih menjadi Ketua OSIS. Ia mengingat sosok almarhum Joni Hamdani yang pernah bergurau bahwa memimpin OSIS bukan perkara ringan sehingga Ketua OSIS layak mendapat “gaji”.
“Waktu saya menjadi ketua OSIS seperti kalian, saya teringat pesan almarhum Pak Joni Hamdani. Beliau berkelakar, jadi Ketua OSIS itu tanggung jawabnya berat. Untuk mengganti tanggung jawabnya itu, katanya harus digaji,” kata Iftitah.
Kala itu, muncul gagasan memberi Ketua OSIS uang Rp20 ribu setiap bulan. Angka tersebut tentu jauh berbeda dengan komitmen yang ia bawa pulang puluhan tahun kemudian.
Kini, Iftitah menawarkan dukungan Rp1 juta setiap bulan untuk OSIS. Ia membaginya menjadi dua pos, Rp200 ribu untuk Ketua OSIS dan Rp800 ribu untuk rapat serta kegiatan organisasi.
“Dari Rp1 juta itu, Rp200 ribu untuk gajinya Ketua OSIS. Kemudian Rp800 ribu untuk rapat atau operasional,” ujarnya.
Sontak, suasana di hadapan siswa menjadi lebih hidup. Iftitah bahkan menggoda para siswa untuk memperebutkan posisi Ketua OSIS.
“Siapa yang mau jadi Ketua OSIS? Nah, OSIS SMP 1 punya gaji di belakang itu,” ucapnya, disambut respons riuh para siswa.
Tetapi kunjungan Iftitah tidak berhenti pada urusan OSIS. Ia juga meminta sekolah mendata kebutuhan fasilitas secara rinci, termasuk kondisi kamar mandi.
“Nanti kamu lihat-lihat kamar mandi. Nanti saya lihat dulu. Saya minta dirincikan,” katanya.
Bagi Iftitah, sekolah lama itu bukan sekadar bangunan yang menyimpan masa lalu. Tempat tersebut pernah menjadi ruang baginya belajar, berorganisasi, dan membangun keberanian untuk memimpin.
Kini ia kembali dengan posisi berbeda. Dari seorang mantan Ketua OSIS, ia datang sebagai menteri dan membawa komitmen untuk membantu aktivitas siswa.
Janji Rp1 juta per bulan itu pun memberi warna baru pada nostalgia Iftitah. Jika berjalan sesuai rencana, OSIS SMPN 1 Pandeglang akan mendapat dukungan operasional rutin selama empat tahun, mulai 2027 sampai 2030.
Penulis : Mg-Madani Prasetia
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd