Beranda Bisnis NHC Ajak Anak Muda Banten Berinvestasi Melalui Kompetisi E-Sport

NHC Ajak Anak Muda Banten Berinvestasi Melalui Kompetisi E-Sport

Neo Holistic Coin (NHC) menggelar kompetisi e-sport Risaldy Amry Cup 2021 di Serang Gawe FM, Ciceri, Kota Serang, Sabtu (26/6/2021).

SERANG – Dalam rangka mencetak atlet e-sport dan investor muda di wilayah Banten, Neo Holistic Coin (NHC) menggelar kompetisi e-sport Risaldy Amry Cup 2021 di Serang Gawe FM, Ciceri, Kota Serang, Sabtu (26/6/2021).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti sekitar 50 tim yang tersebar di wilayah Banten dengan total hadiah 15 Juta rupiah dalam bentuk Crypto atau mata uang digital.

“Hadiah kompetisi ini, kita buat dalam bentuk Crypto yaitu NHC (Neo Holistic Coin) yaitu mata uang digital produk asli dalam negeri. Jadi kita juga harus mengangkat produk lokal. Semoga NHC ini tumbuh dan kita ingin menaikan gairah usaha kepada teman-teman pemain e- sport ini untuk bisa berinvestasi,” kata Risaldy Amry, penyelenggara acara e-sport di sela-sela kompetisi berlangsung.

Ia menjelaskan Electronic Sport (e-Sport) kini menjadi salah satu profesi yang banyak diincar anak muda. Selain menawarkan prestasi gemilang, pendapatan yang bisa diraih juga cukup menjanjikan.

Apalagi, e-Sport sejak beberapa tahun terakhir sudah diakui sebagai sebuah cabang olahraga. Bukan lagi dipandang sebatas permainan semata. Terlebih, ekosistem e-Sport di Indonesia kini terus berkembang dan bisa menjadi jalan bagi anak muda untuk mendunia.

“Dan saya juga teman-teman panitia ingin menggali potensi anak-anak muda di Banten untuk menjadi atlet e-sport sekaligus cetak pengusaha muda,” ucapnya.

Karena itu, lanjut Risaldy, tak heran kini banyak anak muda terus mengasah kemampuan mereka dengan mengikuti kompetisi e-Sport. Selain ingin merebut juara, kompetisi e-Sport juga kerap dijadikan sebagai ajang untuk uji kemampuan. Di Indonesia pun sudah banyak kompetisi e-Sport yang menawarkan hadiah menggiurkan.

Kompetisi e-sport ini bisa menjadi pilihan untuk menghibur dan mengisi waktu selama berada di rumah di masa wabah corona ini. “Dalam kompetisi ini, kita juga tetap mengikuti prokes, semua pemain juga wajib pakai masker, dan menjaga jarak, kemudian tempat juga disemprot pakai disinfektan. Hal ini dilakukan agar acara berjalan baik di tengah pandemik,” ucapnya.

Diketahui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) telah mengakui secara resmi Esport sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia.

Pengakuan tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020 secara virtual pada 25-27 Agustus 2020.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) telah mengakui secara resmi Esport sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia. Pengakuan tersebut dilakukan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2020 secara virtual pada 25-27 Agustus 2020.

Rapat tersebut juga mengakui bahwa Pemerintah Indonesia menyetujui Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) sebagai satu-satunya badan resmi pemerintah yang menaungi Esport sebagai olahraga prestasi di bawah KONI.
Adanya pengakuan ini menandakan Esport dapat ikut dipertandingkan pada kompetisi-kompetisi resmi tingkat nasional seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).(Dhe/Red)