Beranda Sosok Nabung 5 Tahun, Guru Ngaji di Kabupaten Lebak Ini Akhirnya Bisa Tunaikan...

Nabung 5 Tahun, Guru Ngaji di Kabupaten Lebak Ini Akhirnya Bisa Tunaikan Ibadah Haji

160
0
Sapei Abdul Rasib

LEBAK – Usia lanjut tak menghalangi seorang muslim untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Seperti halnya kakek bernama Sapei Abdul Rasib. Pria berusia 92 tahun ini akan berangkat ibadah haji tahun ini. Di usia yang telah lanjut, Sapei yang ditemani dengan istrinya  masih tetap bersemangat untuk menjadi tamu Allah SWT .

Niat karena Allah SWT dan semangatnya untuk beribadah membuat Sapei ingin mewujudkan keinginannya untuk berangkat haji. Ia pun berdoa semoga rangkaian ibadah haji yang akan dilakukan tahun ini berjalan lancar, diberikan kesehatan dan bisa meraih haji mabrur.

Berprofesi hanya sebagai guru ngaji dan petani dengan penghasilan pas-pasan, dia bisa menggapai cita-citanya untuk berangkat ibadah haji dengan menabung menyisikan penghasilannya sekitar lima tahun.

loading...

Diketahui, Sapei sendiri lahir pada tanggal 1 Januari 1926 dan saat ini berusia 92 tahun. Sape merupakan warga Kampung Oteng, Desa Padasuka, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak. Sapei bersama dengan istrinya mendapatkan jadwal keberangkatan pada 11 Agustus 2018.

Sapei mengaku, sangat berbahagia karena cita-cita nya sebagai muslim untuk menunaikan ibadah haji yang merupakan rukun Islam ke lima tersebut dapat terwujud. Ia mengungkapkan sudah memiliki keinginan untuk menunaikan ibadah haji sejak lama, bahkan dirinya sudah mendaftar menjadi jemaah haji sejak 2013 lalu.

“Alhamdulillah sejak daftar 5 tahun lalu, sekarang sudah bisa berangkat haji sama istri. Awalnya saya dapet jadwal berangkat tahun 2022, tapi karena dimajukan jadi saya sama istri berangkat tahun ini,” ucap Sapei di ditemui wartawan di kediamannya, Kamis (19/7/2018).

Sapei mengungkapkan, walau diusianya yang tidak lagi muda, namun dirinya tetap bersamangat untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Bahkan saat ini dirinya sedang menjaga kondisi tubuhnya dengan cara berhenti merokok dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Sapei sendiri memiliki keseharian yaitu pergi ke sawah dan mengajar ngaji para santri di lingkungan rumahnya.

“Enggak ada persiapan khusus selain menjaga kesehatan, semoga saat ketanah suci nanti dapat diberikan keselamatan oleh Allah SWT,” ujarnya.

Kakek yang tercatat di kartu tanda penduduk (KTP) lahir pada 1926 ini mengaku sudah siap lahir batin untuk berangkat haji. Ia meminta doa kepada warga sekitar agar bisa berangkat haji dan pulang dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur. (Tra/Ali/Red)