Beranda Kesehatan Musim Pancaroba: ISPA Dominasi Penyakit di Lebak, Capai 16.170 Kasus

Musim Pancaroba: ISPA Dominasi Penyakit di Lebak, Capai 16.170 Kasus

Ilustrasi

LEBAK — Musim pancaroba mulai memicu berbagai penyakit di Kabupaten Lebak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak mencatat kasus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) menjadi penyakit paling dominan sepanjang Januari hingga Agustus 2026 dengan 16.170 kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lebak, Nining Tilawah mengatakan, tren penyakit saat pancaroba masih dalam batas wajar. Jumlah kasus juga tidak menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tren penyakit tidak ada peningkatan yang luar biasa, jumlah kasus pun tidak jauh berbeda dengan tahun lalu,” kata Nining, Selasa (6/10/2026).

Selain ISPA, Dinkes Lebak mencatat diare sebanyak 1.015 kasus dan Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 121 kasus hingga Agustus 2026.

Nining menyebut, perubahan cuaca dan kondisi tubuh yang rentan menjadi pemicu munculnya penyakit saat pancaroba.

Genangan air saat hujan dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti, sementara sanitasi buruk meningkatkan risiko diare, ISPA, tuberculosis (TBC) dan penyakit lainnya.

Dinkes Lebak terus memantau penyakit yang berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) setiap pekan. Puskesmas dan RSUD ikut memantau perkembangan kasus.

“Logistik obat sementara ini dalam kondisi aman. Apabila terjadi lonjakan penyakit, kami dapat berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Banten atau Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Untuk menekan kasus DBD, Dinkes menerapkan fogging secara selektif sesuai kriteria dan menjalankan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) bersama masyarakat melalui gerakan Jumat Bersih.

Nining juga meminta warga memperketat perilaku hidup bersih dan sehat. Warga perlu rutin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker saat sakit, memperbanyak minum air putih dan mengurangi rokok.

“Lakukan gerakan 3M Plus, menguras bak mandi satu minggu satu kali, menutup penampungan air dan mengubur barang bekas,” katanya.

Baca Juga :  Melalui ‘Global Corporate Citizenship’ Posco Grup Dukung Cegah Penyebaran Covid-19 di Indonesia 

Ia meminta warga segera mencari pertolongan medis jika mengalami nyeri dada, sesak napas, pendarahan hebat atau penurunan kesadaran.

Penulis : Mg-Aldo Marantika
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd