Beranda Politik Mundur dari ASN, Staf Ahli Bupati Pandeglang Resmi Jadi Bacaleg DPRD Banten

Mundur dari ASN, Staf Ahli Bupati Pandeglang Resmi Jadi Bacaleg DPRD Banten

137
0
Staf Ahli Bupati Pandeglang Bidang Pemerintahan dan Politik, Salman Sunardi

PANDEGLANG – Staf Ahli Bupati Pandeglang Bidang Pemerintahan dan Politik, Salman Sunardi resmi mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sebelumnya pada Senin (17/7/2018) kemarin Salman menerima jabatan baru setelah melakukan sertijab meninggalkan jabatan lamanya sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan diangkat sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Politik.

Kata Salman, bahwa dirinya memang sudah melakukan pendaftaran di KPU Pandeglang pada Minggu (16/7/2018). Dia juga mengaku sudah mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari jabatan sebagai staf ahli bupati.

loading...

“Secara administratif saya sudah menempuh dari permohonan pengunduran diri hingga surat keterangan bahwa benar saya sudah mengajukan proses pensiun secara administratif, sedangkan untuk teknis pendaftaran kami sudah selesai,” kata Salman, Rabu (18/7/2018).

Diakuinya bahwa saat ini masih berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), namun kata Salman hal itu tidak menjadi masalah karena ia sudah mengurus surat pengunduran diri saat melakukan pendaftaran dan dipastikan oleh Salman pada tanggal 1 September dirinya sudah mundur dari jabatan.

“Ya sekarang ASN, kemarin pendaftaran masih ASN tetapi dalam PKPU itu pendaftaran apabila ASN itu pertama surat pengunduran diri artinya pengunduran pensiun ya, keduanya bahwa benar yang bersangkutan itu dalam proses jadi sudah lengkap. Staf ahli bupati bidang pemerintahan dan politik, ya otomatis orang 1 bulan lagi, jadi pas DCT itu bapak (menyebut dirinya-red) harus lepas (pensiun-red), sedangkan DCT itu tanggal 19 sedangkan 1 September itu bapak sudah resign. Jadi sudah aman,” ungkapnya.

Lanjut Salman, alasan dirinya lebih memilih sebagai Bacaleg dibandingkan ASN karena ia menganggap Pileg 2019 nanti merupakan kesempatan baginya untuk mewujudkan cita-cita yang selama ini diidamkan.

“Ini sebagai peluang bagi saya bahwa saat ini harus maju karena kalau nunggu pensiun kesana lama lagi, jadi peluang inilah yang saya gunakan untuk menindaklanjuti apa yang saya cita-citakan menjadi anggota DPRD provinsi,” tambahnya. (Med/Red)