Beranda Peristiwa Motor Warga Lebak Hilang Saat Panen Kelapa, Diduga Dibawa Pria ODGJ

Motor Warga Lebak Hilang Saat Panen Kelapa, Diduga Dibawa Pria ODGJ

Warga mengamankan terduga pelaku curanmor yang belakangan diketahui sebagai ODGJ. (Istimewa)

LEBAK – Sepeda motor milik warga Kampung Pematang Kendal, Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, tiba-tiba hilang saat pemiliknya memanen kelapa.

Warga kemudian menemukan motor tersebut di sekitar SD Negeri 1 Cipeundeuy dan mengamankan seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa.

Kapolsek Wanasalam, Iptu Wangsa, membenarkan kejadian tersebut. Polisi kini meminta keterangan dari pria yang warga amankan dan bawa ke Polsek Wanasalam.

“Benar, saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Polsek Wanasalam, guna dimintai keterangan,” kata Wangsa, Kamis (3/9/2026).

Wangsa menjelaskan, korban memarkir sepeda motornya sekitar 70 meter dari kebun tempatnya memanen kelapa. Saat itu, korban masih meninggalkan kunci pada motor.

Setelah selesai memanen, korban kembali ke lokasi parkir dan mendapati motornya sudah tidak ada. Korban kemudian mengumumkan kehilangan tersebut melalui status WhatsApp.

Tak lama kemudian, warga mendapat informasi soal seorang pria tidak dikenal yang mendorong sepeda motor tersebut hingga ke depan SD Negeri 1 Cipeundeuy.

Warga menemukan pria itu bersama seekor ayam dan telur yang hendak ia panggang di pinggir jalan. Saat warga bertanya, pria tersebut memberikan jawaban yang tidak jelas dan berbelit-belit.

“Motor korban ditinggalkan begitu saja, sedangkan terduga pelaku membawa seekor ayam dan telur untuk dipanggang di pinggir jalan. Saat ditanya, jawabannya tidak nyambung dan berbelit-belit,” ungkap Wangsa.

Warga kemudian mengamankan pria tersebut. Linmas membawa dan menyerahkannya ke Polsek Wanasalam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, korban mengambil kembali sepeda motornya karena kondisi kendaraan masih utuh dan tidak mengalami kerusakan.

Korban juga meminta polisi tidak melanjutkan persoalan tersebut karena menduga pria yang membawa motornya mengalami gangguan jiwa.

“Korban memohon agar kasus tersebut tidak diperpanjang, karena terduga pelaku mengalami gangguan jiwa,” ucap Wangsa.

Baca Juga :  Rutan Pandeglang Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa dan Kelancaran Asian Games

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd