Beranda Pemerintahan Minta Jabatan Dirut PCM Dilelang, Plt Walikota : Yang Bisanya Cuma Ngehabisin...

Minta Jabatan Dirut PCM Dilelang, Plt Walikota : Yang Bisanya Cuma Ngehabisin Duit, Minggir !

CILEGON – Kekosongan kursi jabatan Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) mulai mengundang atensi Plt Walikota Cilegon, Edi Ariadi. Pasalnya sejak pertengahan Juni lalu hingga saat ini, belum ada pengganti Zamhari Hamid yang secara resmi telah meletakkan jabatan di salah satu BUMD itu.

Lebih jauh dirinya bahkan mengaku sudah meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, untuk mempersiapkan proses pengisian jabatan itu melalui mekanisme lelang jabatan (open bidding).

“Memang tidak urgent juga (pengisian jabatan Dirut), wong buktinya jalan ngga ada dirut juga. Tapi dengan open bidding ini kan lebih independen ya kan. Kita lakukan fit and proper test dan juga melibatkan DPRD Cilegon, tidak ada penggunaan prerogatif disini,” ujar Edi ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/9/2018).

Mekanisme open bidding, kata dia, sekaligus untuk menunjukkan kalau proses pengisian jabatan itu dilakukan secara independen, profesional dan bebas KKN.

“Makanya saya sudah suruh PCM di perubahan anggaran itu mana-mana yang perlu, segera dialokasikan. Open bidding itu paling tiga bulan, saya ingin yang profesional tapi kalau bisa orang Banten lah atau orang Cilegon. Tapi yang profesional, kalau ngga profesional malah ngehabisin duit doang,” katanya.

Sementara Kepala BKPP Cilegon, Mahmudin mengatakan belum dapat memastikan waktu kapan permintaan Plt Walikota itu bisa dilaksanakan. Menurutnya, pelaksanaan open bidding tergantung kesepakatan seluruh pihak.

“Cuma persoalannya, PCM siap ngga dengan pendanaannya karena BKPP hanya sebatas membantu, itu pun kalau ada perintah pimpinan, kita siap. Berapa dananya, yah mungkin kalau (open bidding) perusahaan lebih mahal. Kita tingga pilih di luaran sana jasa assesment itu banyak, mau yang grade A, B atau yang AAA itu ada,” katanya. (dev/red)