Beranda Politik Meski Dihantam Isu Negatif, Nuraeni Minta Pengurus Demokrat di Banten Solid

Meski Dihantam Isu Negatif, Nuraeni Minta Pengurus Demokrat di Banten Solid

Anggota DPR RI Nuraeni. (Iyus/bantennews)

SERANG – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Nuraeni mengatakan, saat ini demokrasi di Indonesia sedang berada di titik nadir paling bawah. Karena itu ia menyebut demokrasi saat ini tidak sedang baik-baik saja. Ia bahkan menyatakan sepakat dengan opini bahwa demokrasi Indonesia saat ini sedang tercabik-cabik.

“Ini kondisi riil bangsa ini,” kata Nuraeni di sela-sela Doa Bersama DPC Partai Demokrat Kota Serang, anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, dan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Serang dan Konsolidasi Partai Demokrat “Satukan Tujuan, Rapatkan Barisan” di kantor DPC Partai Demokrat Kota Serang, Kelapa Dua, Kota Serang, Minggu (21/3/2021).

Hadir juga dalam acara tersebut Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Banten Eko Susilo, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pandeglang Yoyon Sujana, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Serang Amanudin Toha, dan sejumlah anggota DPRD Kota Serang Fraksi Partai Demokrat.





Karena itu, kata anggota Komisi IV DPR RI ini, ia sengaja turun langsung ke bawah untuk memberikan dukungan dan kekuatan kepada pengurus dan kader Partai Demokrat agar tetap tegar menghadapi ujian ini. Kondisi yang terjadi saat ini menurutnya bukan pendidikan politik yang baik.

Karena itu sebagai masyarakat yang setuju dengan demokrasi hendaknya tidak tinggal diam melainkan harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan demokrasi di Indonesia.

“Seandainya kondisi ini terus bergerak dan kita diam maka seperti apa nanti generasi kita di masa yang akan datang,” ucapnya.

Meski saat ini Partai Demokrat sedang diobok-obok, Nuraeni berpesan agar kader, pengurus, dan simpatisan Partai Demokrat di Banten, khususnya di Kota Serang, tidak terpengaruh pada isu nasional tersebut. Ia berdoa semoga cobaan yang dihadapi Partai Demokrat saat ini menjadi tonggak bagi kejayaaan dan kemenangan Partai Demokrat di Pemilu 2024.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Serang Amanudin Toha mengatakan, doa bersama digelar karena demokrasi kita hari ini seperti sedang tercabik-cabik.

Ia mencontohkan sidang Rizieq Shihab yang digelar saat ini melanggar Undang-Undang karena hanya mengikuti Keputusan MA bukan Undang-Undang. Karena itu wajar bila Rizieq Shihab menolak persidangan daring.

“Kita wajib menyampaikan kebenaran dan jangan pernah takut menyuarakan kondisi demokrasi kita yang sebenarnya,” ucapnya.

Anggota DPRD Kota Serang ini mengajak yang hadir untuk menyelamatkan demokrasi di Indonesia karena demokrasi di Indonesia mulai tercabik-cabik.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Eko Susilo mengatakan, demokrasi bukan tujuan bernegara tetapi alat untuk mencapai tujuan. Tujuan berdemokrasi adalah menciptakan mensejahterakan bagi rakyat. Karena itu penting menjaga agar demokrasi tetap hidup di Indonesia.

“Karena itu apakah kita akan diam saja melihat kondisi ini atau berbuat sesuatu,” ucapnya.

Eko mengatakan, saat ini Partai Demokrat sedang menggunakan cara yang lembut dalam menyelesaikan masalah ini. Yang terakhir, misalkan, Partai Demokrat datang ke kantor Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Banten dan menyampaikan susunan kepengurusan Partai Demokrat yang sah dan diakui negara.

“Semua usaha sudah kita lakukan sekarang tinggal kita berdoa,” ucapnya.

(Dhe/Red)