
SERANG – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) terus menunjukkan progres signifikan dalam penguatan institusi pendidikan tinggi. Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, saat melakukan kunjungan kerja ke Kampus UNTIRTA, Selasa (10/2/2026).
Kunjungan berlangsung di Ruang Multimedia Gedung Rektorat Lantai 1 dan disambut langsung oleh Rektor UNTIRTA Fatah Sulaiman, jajaran wakil rektor, Ketua Satuan Pengawasan Internal (SPI), para dekan, kepala Unit Penunjang Akademik (UPA), serta dosen di lingkungan UNTIRTA.
Dalam sambutannya, Rektor Fatah Sulaiman menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri sekaligus memaparkan sejumlah capaian strategis kampus. Salah satu yang menjadi sorotan adalah keberhasilan Fakultas Kedokteran UNTIRTA yang mencatatkan tingkat kelulusan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) mencapai 100 persen.
“Alhamdulillah, Fakultas Kedokteran UNTIRTA telah meluluskan dokter dengan tingkat kelulusan UKMPPD 100 persen. Ini menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga mutu pendidikan,” ujar Fatah.
Selain itu, UNTIRTA juga tengah menyiapkan pengembangan rumah sakit pendidikan dan rumah sakit riset sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran, penelitian, serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menanggapi pemaparan tersebut, Menteri Brian Yuliarto mengapresiasi lompatan kemajuan yang telah dicapai UNTIRTA dalam beberapa tahun terakhir.
“Hari ini saya bersilaturahmi dengan Pak Rektor, Ketua Senat, para Wakil Rektor, para Dekan, serta seluruh jajaran pimpinan UNTIRTA. Kami melihat kemajuan yang sangat baik dan terukur,” ujar Brian.
Ia menegaskan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan rumah sakit pendidikan yang digagas UNTIRTA. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan peran nyata perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Keinginan UNTIRTA membangun rumah sakit pendidikan merupakan langkah yang sangat baik dan mulia. Tentu kami dukung. Semoga segera terwujud dan menjadikan UNTIRTA semakin besar serta berdampak bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UNTIRTA juga memperdengarkan lagu “Diktisaintek Berdampak, Jawara Berdampak” karya Kelompok Kerja (Pokja) Humas UNTIRTA, Adhitya Angga Pratama, M.I.Kom. Lagu tersebut mendapat respons positif dari Menteri dan dinilai potensial sebagai media kreatif untuk mendukung sosialisasi Program Diktisaintek Berdampak.
Kunjungan kerja ditutup dengan dialog interaktif antara Menteri dan sivitas akademika UNTIRTA yang membahas penguatan institusi, pengembangan kampus, serta strategi peningkatan daya saing perguruan tinggi ke depan.
Dengan dukungan pemerintah pusat serta komitmen kuat dari internal kampus, UNTIRTA optimistis terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang berdampak dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional. (**)