Beranda Pemerintahan Mensos Dorong Profesionalisme Guru Sekolah Rakyat

Mensos Dorong Profesionalisme Guru Sekolah Rakyat

Mensos RI Saifullah Yusuf memberika keterangan. (Saepulloh/bantennews)

KAB. TANGERANG – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memperkuat budaya kerja dan integritas profesional guru Sekolah Rakyat lewat pelatihan penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan laporan kinerja harian.

Gus Ipul menggelar pelatihan itu untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah dan guru berstatus ASN, PNS, dan PPPK melalui sistem pelaporan terukur berbasis daring.

“Ini bagian dari membangun budaya kerja dan integritas. Profesional itu artinya bekerja dengan baik, diawasi atau tidak diawasi tetap menjalankan tugasnya secara maksimal,” kata Gus Ipul di Kabupaten Tangerang, Kamis (26/2/2026).

Ia mewajibkan setiap guru membuat laporan harian tentang perkembangan siswa. Tim evaluator akan menilai laporan tersebut secara berkala untuk mengukur dampak dan efektivitas proses pendidikan.

Dari lebih 2.000 guru Sekolah Rakyat yang bertugas di 166 titik di seluruh Indonesia, sebanyak 300 guru mengikuti pelatihan tahap pertama.

Kementerian Sosial (Kemensos)menjadikan kegiatan ini sebagai langkah awal memperkuat profesionalisme dan budaya kerja di lingkungan Sekolah Rakyat.

Melalui SKP, guru dan kepala sekolah harus menyusun rencana kerja, target, dan ekspektasi yang harus mereka capai dalam satu tahun.

Gus Ipul menegaskan para guru itu telah melewati seleksi ketat bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta kementerian terkait lainnya.

Mereka memiliki kualifikasi setara dengan guru di sekolah negeri maupun swasta, namun mengikuti rekrutmen khusus dan wajib menuntaskan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school dengan penguatan pendidikan karakter dalam keseharian siswa, menyerupai pola pembinaan di pesantren.

Gus Ipul berharap pelatihan penyusunan laporan harian ini menjadi fondasi sistem kerja yang akuntabel dan terukur. Guru mengirim seluruh laporan secara daring sehingga pimpinan dapat memantau dan mengevaluasi kinerja secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Belum Dapat Bantuan, Warga Terdampak Pergerakan Tanah Dirikan Tenda

“Kita ingin dampaknya bisa diukur. Jadi bukan hanya menjalankan program, tetapi memastikan hasilnya benar-benar dirasakan siswa dan masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd