Beranda Pemerintahan Masuki Musim Penghujan, BPBD Kabupaten Serang Siagakan Personel

Masuki Musim Penghujan, BPBD Kabupaten Serang Siagakan Personel

Salah satu kejadian banjir yang terjadi di Perumahan BCP, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Foto: Nindia/BantenNews.co.id

KAB. SERANG – Memasuki musim penghujan, sejumlah kecamatan di Kabupaten Serang berpotensi mengalami rawan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Wilayah yang mengalami banjir musiman ketika hujan turun yakni di antaranya Kecamatan Kibin dan Kecamatan Ciruas. Sementara untuk wilayah yang rawan tanah longsor yaitu berada di wilayah perbukitan seperti Kecamatan Mancak.

Anggota Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupeten Serang, Jhonny E Wangga mengatakan ada 15 dari 29 kecamatan di Kabupaten Serang yang sering mengalami banjir hingga tanah longsor ketika musim penghujan datang.

“Biasanya kalau akhir tahun itu 9 kecamatan sampai dengan 15 kecamatan bahkan sering terjadinya banjir khususnya di akhir tahun di Desember. Kecamatan yang pertama itu Kecamatan Kibin, Kragilan, Ciruas itu BCP sering, Tanara, Tirtayasa, Pontang, pokoknya wilayah-wilayah yang dialiri 3 DAS itu pasti kalau hujan seharian aja itu pasti banjir. Termasuk Tunjung Teja, Petir, Pamarayan, Cikeusal meski tidak terlalu parah,” ujar Jhonny, Selasa (2/11/2021).

Selain banjir dan tanah longsor, cuaca ekstrem yang mengakibatkan pohon tumbang juga menjadi perhatian seperti yang sering terjadi di Kecamatan Anyar dan Kecamatan Cinangka.

“Kalau cuaca ekstrem hampir merata di semua kecamatan ya kan dampaknya itu kayak pohon tumbang, di Anyer sama Cinangka sih yang lebih sering itu karena di pinggir jalannya banyak pohon, itu sering kalau ada cuaca ekstrem sampai tumbang ke jalan menghalangi akses jalan, ada juga yang sampai nimpa rumah,’ kata Jhonny.

Untuk mengantisipasi kejadian cuaca ekstrem yang terjadi, BPBD Kabupaten Serang selalu berkoordinasi dengan Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau prakiraan cuaca. Kemudian juga berkoordinasi dengan seluruh pihak kecamatan yang ada di Kabupaten Serang untuk memantau situasi dan kondisi di wilayah tersebut.

“Kita selalu koordinasi dengan pihak kecamatan dulu menanyakan situasi dan kondisi di situ bagaimana kondisinya. Kalau sekiranya di sana hujan lebat, siaga gitu ketika ada apa-apa langsung menghubungi kita dan kita siap meluncur. Intinya di kita sendiri ketika terjadi cuaca buruk, kita langsung menyiapkan personil untuk mencegah terjadinya sesuatu dan kalau ada laporan kita segera ke lokasi. Intinya menyiapkan segala sesuatunya,” terang Jhonny.

Selain berkoordinasi dengan BMKG dan seluruh kecamatan, BPBD Kabupaten Serang juga menyiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung proses penanganan bencana alam di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah kita punya perahu yang ready sekitar 3, pelampung, tenda pengungsi takutnya ada yang membutuhkan pengungsi kita siap, yang pasti kita koordinasi dengan pihak kecamatan setempat dulu untuk segala kebutuhan yang dibutuhkan ketika terjadi bencana,” kata Jhonny.
(Nin/Red)