PANDEGLANG — Gubernur Banten Andra Soni meminta Basarnas untuk memperpanjang durasi masa operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap kapal rombongan jurnalis dan ABK yang hilang di perairan Selat Sunda. Permintaan tersebut disampaikan menyusul akan berakhirnya masa standar pencarian selama tujuh hari.
Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni usai mengikuti rilis perkembangan pencarian di Posko SAR Gabungan Carita serta menggelar pertemuan langsung dengan pihak keluarga korban yang menanti kejelasan di lokasi.
“Tadi saya mengikuti press release dari Basarnas Banten di Posko SAR Gabungan di Carita, dan disampaikan beberapa progres hari ini. Dari sekian alat utama yang diturunkan, ada beberapa yang menemukan material, namun belum terkonfirmasi apakah bagian dari kapal yang dimaksud,” ujar Andra Soni di Carita, Pandeglang, Banten, Minggu (13/9/2026).
Andra menjelaskan bahwa pihak keluarga sangat mengharapkan pencarian terus berlanjut bila pada hari ketujuh para korban belum ditemukan. Menanggapi harapan tersebut, ia meminta pimpinan SAR untuk mempertimbangkan perpanjangan operasi sesuai regulasi yang berlaku.
“Saya selaku Gubernur Banten berharap kepada Basarnas sebagai pemimpin operasi ini untuk kiranya dapat mempertimbangkan harapan-harapan ini dan melihat beberapa potensi yang ditemukan hari ini. Jadi, saya meminta untuk bisa dapat diperpanjang sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Selain permohonan masa perpanjangan, Gubernur Banten juga menuturkan bahwa Pemprov Banten telah memberikan fasilitas akomodasi terpusat di satu hotel bagi keluarga korban agar proses komunikasi dan koordinasi berjalan lebih mudah. Pihak dinas kesehatan setempat juga diterjunkan untuk terus memantau kondisi fisik keluarga yang mendampingi proses evakuasi.
Terkait permintaan teknis dari pihak keluarga, Andra menyampaikan adanya aspirasi agar tim SAR gabungan melakukan penyisiran ulang di wilayah kepulauan sekitar.
“Pihak keluarga menyampaikan firasat, harapan untuk disisir kembali Pulau Sebesi, pulau yang memang ada penduduknya. Insyaallah itu akan dikoordinasikan. Kami terus memohon doa kepada seluruh masyarakat Indonesia agar kawan-kawan kita ini bisa ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya.
Penulis: Memed
Editor: Wahyudin
