Beranda Politik Mameu Yai Uyat Gabung ke Partai Demokrat Cilegon

Mameu Yai Uyat Gabung ke Partai Demokrat Cilegon

Mameu Yai Uyat (tengah) resmi bergabung dengan Partai Demokrat - (Foto Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – Uyat Novayatno atau akrab disapa Mameu Yai Uyat resmi bergabung menjadi Kader Partai Demokrat. Pelaku seni dan UMKM di Kota Cilegon itu juga bakal dipersiapkan menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Peresmian Mameu Yai Uyat menjadi Kader Partai Demokrat dilakukan oleh pengurus partai dengan mengenakan seragam partai berlambang Mercy tersebut, Senin (18/10/2021).

Hadir dalam acara prosesi yang dilaksanakan di Sanggar Mameu Yai Uyat di Lingkungan Jerang Barat, Kelurahan Karang Asem, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon tersebut Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Cilegon, Ramatulloh dan jajaran.

Rahmatulloh mengatakan Partai Demokrat mengajak semua elemen masyarakat untuk bisa bergabung dan bisa bersama membesarkan partai Demokrat, termasuk para pelaku seni.

“Supaya masyarakat melihat kalau orang seniman, budayawan saja seperti Mameu Yai Uyat ini mau bergabung kenapa elemen masyarakat lainnya gak mau bergabung. Mameu Yai Uyat ini kan seorang seniman dan budayawan. Jadi Cilegon itu boleh dibilang krisis orang-orang yang berkecimpung dalam bidang seni, apalagi beliau juga pelaku UMKM. Jadi kita perlu munculkan dalam politik juga orang-orang seniman, budayawan dan apalagi pelaku UMKM yang menjadi target program kerja Partai Demokrat supaya semuanya bisa besar,” ujar Rahmatulloh.

“Karena kita di Cilegon itu agak kurang respon terhadap seni budaya yang kalah dengan orang Barat ketika melihat budaya Indonesia itu malah mereka respek, menghargai banget, tapi kalau di kita ini seni jojong, UMKM juga sekadar sehidup-hidupnya,” ucapnya.

Dia yakin dengan dengan nama besar dan banyaknya follower Mameu Yai Uyat bisa menggalang suara lebih banyak untuk Partai Demokrat.

“Dan dengan keikhlasan beliau sebagai putra daerah yang kayaknya sudah panggilan jiwa bahwa ini sudah waktunya, kapan lagi mau tampil di Kota Cilegon. Orang politik itu bebas, mau orang seniman, budayawan, pelaku UMKM, pengusaha, ustadz, kyai di Demokrat itu harus lengkap. Supaya para politik itu juga kalau ada ustadz kyai bisa terarahkan, gak semata-mata semuanya politik menghalalkan segala cara,” katanya.

Dia menyatakan motto Partai Demokrat berkoalisi dengan rakyat. Sehingga pihaknya mengajak masyarakat di Kota Cilegon untuk bergabung.

“Nanti bukan hanya Mameu Yai Uyat saja yang direkrut, ini sudah mulai, kita tidak boleh kalah start sekalipun pemilu itu 2024 gak ada salahnya. Kita punya target politik yang secara politik bisa kita tempatkan di wilayahnya, di Kelurahannya, di Kecamatannya untuk membesarkan partai melalui seni budaya, UMKM, usaha, kegiatan agama dan sebagainya, semua elemen kita masukkin. Artinya kita tidak selalu notabene target itu harus orang besar atau orang yang sudah punya nama, tapi grass root yang sudah terorganisir dengan baik akan kita lakukan pendekatan, nggak cuma membesarkan partai, tapi juga kontribusi partai terhadap beberapa elemen itu bisa kami lakukan juga,” terangnya.

Dia menambahkan pada Pileg 2024 Partai Demokrat Cilegon menargetkan sebanyak satu fraksi di DPRD Kota Cilegon atau minimal sekitar 4 kursi.

“Mudah-mudahan per periode itu bisa naik 100 persen ke 100 persen, bagaimana caranya, salah satunya kita mendekati elemen yang bisa menunjang dan mengangkat partai politik,” ujarnya.

Sementara itu, Mameu Yai Uyat mengatakan pihaknya siap bergabung dengan Partai Demokrat karena memang partai besutan Soesilo Bambang Yudhoyono itu ikut mendukung pelaku seni.

“Sebenarnya saya di tahun 2014 dipinang juga oleh salah satu partai, saya waktu itu juga minta doa restu keluarga dan segala macem saya jawab spontan, iya. Begitu cerita sudah kemana – mana, saya pulang, cerita ke istri tidak direstui. Ketika saya dilamar Partai Demokrat, eh tiba-tiba istri saya setuju, katanya ini memang sudah waktunya,” ucapnya.

Dia menyatakan ke depan bukan hanya Partai Demokrat yang bakal dibesarkan, namun juga harus bermanfaat untuk masyarakat. “Masyarakat kudu juga dibesarkan,” katanya.

(Man/Red)