Beranda Pendidikan Mahasiswa Baru Unsera Diminta Jadi Jawara Muda Bangsa

Mahasiswa Baru Unsera Diminta Jadi Jawara Muda Bangsa

Pembukaan pengenalan kampus atau Program Pengenalan Studi Tata Tertib dan Kegiatan Kampus (P2STRATEGIK) di Gedung III Rachmatoellah Convention Hall Kampus Terpadu Unsera, Kamis (19/9/2019).

SERANG – Ketua Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Serang, Mulya R. Racmatoellah menyatakan mahasiswa baru Unsera harus menjadi jawara muda. Sebab era revolusi 4.0 membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu memecahkan permasalahan di lingkungan masyarakat sekitar.

Sehingga setelah lulus nanti, para mahasiswa memiliki kepercayaan yang tinggi dan keberanian bersaing dengan bangsa lain dalam hal membangun bangsa yang bermartabat.

“Untuk jadi jawara muda, mereka harus dibekali daya kritisnya. Sehingga tidak menerima informasi secara buta. Bagaimana menganalisis pengetahuan atau informasi yang tersebar di medsos atau di lingkungan nyata,” ujarnya usai membuka pengenalan kampus atau Program Pengenalan Studi Tata Tertib dan Kegiatan Kampus (P2STRATEGIK) di Gedung III Rachmatoellah Convention Hall Kampus Terpadu Unsera, Kamis (19/9/2019).

Ia berharap mahasiswa baru harus banyak menggali informasi dari berbagai sumber di lingkungan masyarakat maupun di dunia digital. Karena selain memperkaya wawasan pengetahuannya, mereka mampu memilah informasi yang tepat untuk menjawab permasalahan yang sedang terjadi di lingkungan masyarakat.

“Kemudian dalam proses belajar, mahasiswa tidak bergantung pada dosen saja, tapi juga harus mampu mendapatkan informasi dari berbagai sumber. Dengan begitu akan terjadi dialektika antara dosen dengan mahasiswa,” ujarnya.

Menurutnya mahasiswa harus menghidupkan semangat local wisdom. Karena Jawara itu identik selalu dimiliki oleh sifat pemimpin ulama dan orang orang yang berpengaruh di lingkungan masyarakat.

“Kami harap usai lulus dari kampus, mahasiswa baru mampu merubah keadaan sosial yang tidak baik menjadi baik, harus ada keberanian karena pintar dan jujur tidak cukup, tapi harus punya keberanian dan kepercayaan diri. Karena sikap tersebutlah yang melindungi pengetahuan dan kejujuran,” ujarnya.

Sementara itu rektor Unsera Hamdan mengatakan mahasiswa sebagai jawara muda harus cerdas dalam memecahkan persoalan kebangsaan. Pihaknya sudah menyiapkan pedoman akademik untuk mewujudkan mahasiswa yang bermartabat dan berdaya saing ditingkat nasional maupun global.

“Jawara muda ini bukan jawara otot tapi jawara otak yang juga mampu memecahkan persoalan masyarakat dengan jalur akademis. Maka dari itu, selain punya keterampilan khusus, mahasiswa juga harus punya keterampilan menulis untuk menyampaikan gagasanya,”ujarnya.

Sebagai informasi 1.373 calon mahasiswa baru Universitas Serang Raya (Unsera) mengikuti program P2STRATEGIK di Gedung III Rachmatoellah Convention Hall Kampus Terpadu Unsera. Kegiatan tahunan yang bertema “Meneguhkan Nilai-nilai Kebangsaan, dari Unsera untuk Indonesia” ini akan dilaksanakan pada Kamis-Sabtu 19-21 September 2019.

(Dhe/Red)