Beranda Pariwisata Lima Destinasi Wisata Sejarah di Banten yang Wajib Dikunjungi

Lima Destinasi Wisata Sejarah di Banten yang Wajib Dikunjungi

Masjid Agung Banten. (Googleimage)

BANTEN — Provinsi Banten tidak hanya dikenal dengan pesona alam dan wisata religi, tetapi juga menyimpan sejumlah situs bersejarah yang menjadi saksi kejayaan masa lampau. Mulai dari era Kesultanan Banten hingga kolonial Belanda, berbagai peninggalan itu kini menjadi tujuan favorit wisatawan yang ingin menelusuri jejak sejarah Nusantara.

Berikut lima destinasi wisata sejarah di Banten yang layak masuk daftar kunjungan Anda:

1. Masjid Agung Banten

Masjid Agung Banten merupakan ikon utama kawasan Banten Lama. Dibangun pada abad ke-16, masjid ini adalah salah satu yang tertua di Indonesia. Arsitektur bangunannya unik, memadukan gaya lokal dengan pengaruh budaya Tiongkok dan Eropa pada masa perdagangan internasional di Banten. Keberadaan menara setinggi 24 meter yang berbentuk mirip mercusuar menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.

2. Keraton Surosowan

Keraton Surosowan pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Banten. Kini, pengunjung dapat melihat sisa-sisa reruntuhan istana, mulai dari fondasi bangunan, kolam pemandian, hingga pintu gerbang utama. Meski hanya menyisakan tembok dan puing, area ini menawarkan nuansa historis yang kuat tentang masa kejayaan Banten sebagai pusat perdagangan internasional.

3. Benteng Speelwijk

Benteng Speelwijk terletak tidak jauh dari Masjid Agung Banten. Dibangun oleh Belanda pada abad ke-17, benteng ini menunjukkan bagaimana kekuatan kolonial membangun sistem pertahanan di pesisir Banten. Sisa tembok tinggi, bastion, dan struktur arsitekturnya menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang tertarik sejarah militer dan kolonialisme di Indonesia.

4. Vihara Avalokitesvara

Wisata sejarah di Banten tidak hanya berkaitan dengan Islam dan kolonialisme. Vihara Avalokitesvara menjadi bukti keberagaman budaya yang telah ada sejak ratusan tahun lalu. Vihara ini dipercaya sebagai salah satu yang tertua di Banten, dengan arsitektur khas Tionghoa serta ornamen yang mencerminkan harmoni budaya dan agama. Kawasan vihara sering dikunjungi peziarah maupun wisatawan yang ingin melihat jejak akulturasi budaya di masa lalu.

Baca Juga :  Keren! Taman Bermain Ceria di Kelapa Indah Ini Hasil Swadaya Masyarakat
Vihara Avalokitesvara, di Kelurahan Pabean, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten – foto istimewa Merdeka.com

5. Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama

Museum Situs Kepurbakalaan Banten Lama menyimpan ribuan artefak yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa Kesultanan Banten. Mulai dari keramik kuno, alat rumah tangga, hingga peninggalan arkeologis dari area sekitar Banten Lama, museum ini memberikan konteks sejarah yang lengkap bagi pengunjung. Lokasinya yang berada di pusat area bersejarah memungkinkan wisatawan menjelajahi beberapa situs sekaligus dalam satu kunjungan.

Kawasan Banten Lama masih menjadi pusat utama wisata sejarah di provinsi ini. Pemerintah daerah juga terus melakukan penataan agar kawasan tersebut menjadi destinasi edukatif yang nyaman bagi wisatawan. Bagi pecinta sejarah, Banten adalah salah satu tempat terbaik untuk menelusuri kembali jejak penting perjalanan budaya dan peradaban di Indonesia.

Tim Redaksi