Beranda Kesehatan Lahir di Posko Banjir, Ibu di Kota Serang Beri Nama “Andika” untuk...

Lahir di Posko Banjir, Ibu di Kota Serang Beri Nama “Andika” untuk Anaknya

Wakil Ketua PMI Kota Deni Arisandi menggendong bayi yang lahir di Posko Layanan Kesehatan PMI Kota Serang. (Ist)

SERANG – Ada cerita menarik di balik peristiwa banjir di Kota Serang pada 1 Maret 2022 lalu, karena seorang ibu yang merupakan korban banjir Kota Serang melahirkan di posko Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Serang.

Hal itu dialami Sanawiyah (41). Warga Kasemen yang mengungsi di Posko PMI Kota Serang di Angsana 2, Kecamatan Kasemen. Angsana 2 merupakan salah satu lokasi banjir paling parah di Kota Serang. Posko sudah beroperasi sejak 5 Maret lalu.

Tim Kesehatan PMI Kota Serang membantu persalinan Sanawiyah(41). Ia mengalami kontraksi dan akhirnya melahirkan di posko PMI Kota Serang.

Berdasarkan keterangan bidan Kania selaku petugas Posko Layanan Kesehatan PMI Kota Serang, pada Selasa, 8 Maret 2022 pukul 09.15 WIB, Sanawiyah yang tengah hamil datang ke Posko PMI Kota Serang seraya mengeluh mulas dan pecah ketuban sejak tiga hari.

“Ini kehamilan yang keenam Bu Sanawiyah dan sebelumnya pernah 4 kali keguguran,” kata Kania, Kamis (10/3/2022).

Kania mengatakan, petugas Posko Layanan Kesehatan PMI Kota Serang telah menyarankan agar Sanawiyah ke puskesmas atau rumah sakit, karena fasilitas kesehatan di posko kurang memadai. Sebab sejak awal posko fokus pada penanganan korban banjir atau pengungsi.

Namun Sanawiyah menolak ke puskesmas apalagi ke rumah sakit meski petugas siap mengantarnya dengan mobil layanan kesehatan PMI Kota Serang.

Setelah itu, petugas posko berkoordinasi dengan dokter Muamar selaku penanggung jawab layanan kesehatan PMI Kota Serang bersama bidan desa setempat mempersiapkan penanganan persalinan di posko.

Pukul 10.15 WIB Sanawiyah merasa mulas dan merasa semakin sering ingin buang air. Maka dilakukan pemeriksaan dengan hasil pembukaan lengkap.

Pukul 10.15 WIB bidan Kania dan kawan-kawan di posko layanan kesehatan PMI Kota Serang berhasil membantu persalinan Sanawiyah dan lahirlah seorang bayi pria dalam kondisi normal dan sehat.

Ketua PMI Kota Serang Adde Rosi Khoerunnisa yang mendapatkan laporan dari Posko Markas PMI Kota Serang itu bersyukur karena tim PMI Kota Serang telah berhasil membantu persalinan salah satu korban banjir Kota Serang.

Adde Rosi langsung memberikan bantuan Rp500.000 dan seperangkat perlengkapan bayi untuk keluarga Sanawiyah yang serahkan oleh relawan PMI Kota Serang.

Sementara itu, Wihawa, ayah dari bayi yang lahir di Posko PMI memberi nama dengan Andika Wihawa. Kata Andika dipilih karena berharap kelak nasibnya bisa sukses seperti Wagub Banten Andika Hazrumy. “Semoga bisa sesukses Pak Wagub,” ucapnya.

Wiwaha mengatakan, Andika bermakna berpangkat tinggi. Sementara Wiwaha bermakna perkasa. Sehingga si bayi diharapkan akan menjadi pejabat yang perkasa kelak.
Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mendoakan agar harapan dan doa yang diucapkan orang tua dari Andika Wiwaha bisa terkabul.

“Semoga menjadi anak soleh, berbakti kepada orangtua, dan menjadi Gubernur Banten di masa yang akan datang,” ucapnya. (Dhe/Red)