Beranda Bisnis Kue Nastar Rumahan di Kota Serang Ini Jadi Buruan Pemudik Jelang Lebaran

Kue Nastar Rumahan di Kota Serang Ini Jadi Buruan Pemudik Jelang Lebaran

Produk Mama Kitchen.

SERANG – Hari Raya Idul Fitri 1443 H atau lebaran memang masih beberapa minggu lagi. Pemerintah menetapkan hari lebaran pada 2-3 Mei 2022.

Bagi umat muslim, datangnya lebaran 2022 adalah momen yang paling ditunggu-tunggu. Banyak yang tak sabar untuk mudik dan berkumpul dengan keluarga. Lalu Idul Fitri 2022 ini biasanya banyak varian aneka kue kering untuk sajian atau oleh-oleh bagi para pemudik.

Mama Kitchen, sang pemilik kue nastar, warga Perumahan Taman Lopang Indah, Blok FB 7 Nomor 3, Kecamatan Serang, Kota Serang mengaku kebanjiran pesananan. Belum satu tahun buka orderan online, produksi rumahan aneka kue nastar mama kitchen kebanjiran pesanan. Dia belajar membuat kue secara mandiri.

“Uji coba sendiri di rumah biasanya,” ujarnya, Selasa (12/4/2022).

Modal awal yang dikeluarkan Mama Kitchen (Sebutan pemilik kue) sekitar 2,5 juta rupiah untuk membeli bahan kue dan kardus.

“Untungnya diputar terus, jadi belum keliatan,” ujarnya.
Tadinya, Mama Kitchen berjualan dari rumah ke rumah. Mama Kitchen dibantu 4 orang terdiri dari saudara, tetangga dan suaminya. Kemudian, jualannya merambak secara online, ada sistem Free order (PO), Cash on Delivery (COD) dan datang langsung ke rumah produksi.

Saat ini, langganan kuenya sudah tersebar di beberapa daerah yaitu di Depok, Bekasi, Bogor, Cikarang, Serang, Cilegon, Tangerang, Ciruas, dan Kota Serang. H-1 Minggu lebaran, Mama Kitchen mengirim 150 lebih kue ke berbagai daerah. “Paling yang bisa kejangkau aja, kalau yang jauh banget khawatir kue rusak,” tuturnya.

Olahan kue miliknya memiliki beragam jenis yaitu putri salju, regal bawang, kastengel, costik, sagu keju, nastar keju, nastar lipat, rambutan, nastar tanggo, nastar springkel, kastengel, lidah kucing, kue kacang, dan lainnya.

Ukurannya bervariasi dari 250 gram sampai 500 gram. Harganya dari Rp 50 sampai 80 ribu untuk ukuran 500 gram. “Bervariasi tergantung jenis kue, nastar biasa Rp 50 ribu, premium Rp 80 ribu, sagu keju Rp 60 ribu, premium Rp 80 ribu,” tuturnya.

Untuk ukuran 250 gram, dijual secara paket menggunakan box.1 paket berisi 6 toples isi kue berbagai jenis varian, harganya Rp 100 ribu rupiah 1 paket. Bahan yang disiapkan adalah mentega, telur, gula halus, terigu segitiga, vanili, tepung maizena, coklat dark diamond, regal, keju, susu, wijen, springkel, slay nanas dan lainnya.

Tadinya mama Kitchen berjualan kue dari rumah ke rumah. “Selain bikin kue nastar, saya bikin juga kue gabin tape, pay buah, katering dan lainnya,” ujarnya.

Mama Kitchen mulai mengolah adonan sejak pukul 06.00 sampai 23.00 WIB. “Jam 11 malam beres, kalo sama packing jam 1 dan 2 lah beresnya, mulai jam 6 pagi,” ucapnya.

Dalam sehari, mama kitchen membuat 4 sampai 5 kilogram mentega.Proses pembuatannya mentega dan gula dicampur kemudian dimixer.

Masukan kuning telur, lalu terigu diaduk sedikit-demi sedikit. Untuk ukuran toples 250 gram, dalam.sehari dapat 100 toples

Sedangkan untuk ukuran 500 gram, 1 kilogram mentega dapat menghasilkan 7 sampai 8 toples isi kue.Kue yang sudah keluar dari oven, setelah tidak terlalu panas langsung dimasukan ke dalam toples untuk menjaga kerenyahan kue.

“Kalo mateng, udah dingin langsung kita masukin ke toples supaya renyah terus, makannya ini kadang keteteran,” terangnya.(Dhe/Red)

Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News