Beranda Olahraga Krakatau Posco Taekwondo Championship II, Ajang Evaluasi Atlet Jelang PON

Krakatau Posco Taekwondo Championship II, Ajang Evaluasi Atlet Jelang PON

581
0
Sejumlah taekwondoin memperagakan ketangkasan bela diri. (Foto : Gilang)

CILEGON – PT Krakatau Posco (KP) kembali menghelat pagelaran Taekwondo Championship atau KP Cup II yang dipusatkan di Asa Sport Center, Kota Cilegon, Sabtu (20/7/2019). Ini adalah even tanding kemampuan bela diri yang kedua kalinya setelah pabrik baja patungan tersebut menggelar event yang sama pada September tahun lalu.

Ketua Panitia KP Cup II, Wisnu Kuncara mengatakan bahwa acara yang akan berlangsung hingga Minggu (21/7/2019) besok tersebut lagi-lagi akan turut diramaikan oleh ratusan atlet taekwondo yang juga berasal dari luar Pulau Jawa.

“Ada sekitar 600-an peserta yang akan mengikuti event ini untuk berbagai kategori pertandingan yakni Pra Kadet, Kadet, Junior dan Senior. Peserta ada yang berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, Kalimantan Timur, tapi tetap didominasi 70 persen jumlahnya dari Banten,” ujarnya.

Dikatakannya selain kompetisi yang memperebutkan uang pembinaan dan medali, event tersebut sekaligus dijadikan taekwondoin sebagai ajang persiapan mengasah kemampuan jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019 yang akan dipusatkan di Kabupaten Tangerang pada September mendatang.

“Tujuan ideal dari event ini tentunya adalah menciptakan atlet-atlet Banten yang handal, apalagi juga akan ada agenda Pra PON di Banten, makanya ini juga dijadikan salah satu ajang minimal pemanasan menuju bulan September. Makanya dari KONI juga sangat mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai untuk mengevaluasi atlet-atlet yang siap maju di Pra PON,” jelasnya.

Sementara Direktur HR & GA PT Krakatau Posco, Yusuf Marhaban dalam sambutannya mengatakan bahwa dukungan pihaknya terhadap event tersebut merupakan bukti komitmen PT KP dalam mendongkrak prestasi atlet taekwondo di Banten.

Masih di tempat yang sama, Andi Soko Setiabudi selaku Ketua Harian Pengprov Taekwondo Indonesia, Banten mengatakan keikutsertaan taekwondoin Banten dalam ajang PON nantinya dapat diketahui jelas setelah seleksi Pra PON. Ia berharap taekwondoin Banten akan mampu lebih bersaing pada puncak PON nantinya melalui perhelatan ajang tersebut.

“Makanya kepada atlet Banten saya minta untuk memanfaatkan event ini, supaya jadi peluang untuk menambah kuota di Pra PON. Apalagi Banten sebagai tuan rumah, kita harus bisa menangkap peluang untuk porsi itu. Yang potensial itu 20 atau 30 orang, kansnya bisa masuk tiga besar nasional saja itu sudah bagus. Karena kemarin saja kita sempat dapat dua perunggu di Bandung,” katanya. (dev/red)